TOPIK
Penemuan Mayat di Jalan Tol
-
Dalam kesaksiannya, Hafid mengakui perbuatannya bersama Assyifa yang telah membunuh putri semata wayang Suroto dan Elisabeth.
-
Ibunda Ahmad Imam Al Hafid, yakni Sulastri mengungkapkan alasannya tidak bisa menghadiri persidangan anak Hafid selama ini.
-
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar sidang kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto
-
kedua saksi itu untuk diperiksa mengenai kepemilikan handphone apakah punya Hafitd atau bukan
-
Rabu (15/10/2014) ini, pengacara Assyifa dan Hafitd, akan mendatangkan saksi-saksi di persidangan, agar dapat meringankan hukuman mereka.
-
Ibunda Assyifa menceritakan keinginan anaknya Assyifa pernah berniat memberangkatkan dirinya naik haji.
-
Ibunda Assyifa yang tidak mau menyebutkan namanya, mengungkapkan permohonan maaf anaknya tulus dari hati Assyifa.
-
Permintaan maaf itu dilakukan Assyifa usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2014)
-
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aji Susanto, mengungkapkan akan mendatangkan empat orang saksi
-
Setelah tiba di ruang sidang, Assyifa yang duduk bersebelahan dengan ibunya, bersandar di pundak wanita yang menggunakan kerudung hitam panjang.
-
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar sidang kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto Selasa (7/10/2014)
-
Surat yang ditulisnya itu berisikan curahan hatinya sekaligus permintaan maaf
-
Ibu Assyifa sempat memejamkan mata tidak kuasa dan menangis saat melihat foto Ade Sara dengan kondisi wajah menghitam dan bengkak.
-
Dindin menemukan mayat Ade Sara saat dirinya tengah bertugas bersama rekannya Sarmoko, di Jalan Tol Bintara
-
Selain itu, akan diperiksa juga petugas Patroli Jalan Raya (PJR) dan petugas Jasamarga.
-
Ketika bersaksi, Algih dan Galan menceritakan soal perstiwa pertemuan mereka dengan Hafid dan Assyifa ketika Ade Sara meninggal.
-
"Saya hanya ingin katakan bahwa saya datang ke RSCM bukan untuk ucapkan belasungkawa tapi memang disuruh datang," ujar Assyifa.
-
Ayah Ade Sara, Suroto mengungkapkan kesaksiannya dalam sidang kasus pembunuhan anaknya.
-
Jaksa Penuntut Umum (JPU) rencananya akan mendatangkan empat orang saksi untuk dimintai keterangan, terkait kasus hilangnya nyawa Ade Sara.
-
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aji Susanto, akan mendatangkan lima orang saksi
-
Hingga kini, sidang terkait kasus pembunuhan terhadap Ade Sara Angelina Suroto (18), masih dilanjutkan.
-
Ahmad Imam Al Hafitd (19) dan Assyifa Ramadhani (18) akan kembali menjalani sidang lanju
-
Dia mengaku, tidak menyimpan dendam atau marah kepada Hafid dan Assyifa, yang tega menghabisi nyawa anak satu-satunya itu.
-
Penolakan tersebut dibacakan Majelis Hakim saat sidang dengan agenda putusan Sela, Selasa (16/9/2014).
-
Ahmad Imam Al Hafid menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga almarhum Ade Sara.
-
Selama saya di rutan, saya bersih-bersih masjid, memperdalam ilmu agama, belajar ngaji dan mengajarkan teman yang ada di sana ngaji juga
-
Assyifa tampak lebih segar dengan sedikit hiasan bedak dan lipstik merah tipis.
-
surat ucapan ulang tahun itu satu-satunya yang masih tersimpan dari Ade Sara
-
"Dia jawab untuk 'have fun'. Jadi membunuh itu have fun buat dia," ujar Elisabeth sambil terisak.
-
Apa yang ada dipikiran mereka ketika melihat dua orang yang merenggut nyawa putrinya itu?