Wisata Solo

Unik, Jam Peninggalan Pakubuwono IV Ini Hanya Berfungsi ketika Ada Matahari

Jam Matahari diakui Basid masih akurat dalam menunjukkan waktu salat.

Unik, Jam Peninggalan Pakubuwono IV Ini Hanya Berfungsi ketika Ada Matahari
Tribunsolo.com/Imam Saputro
Jam matahari. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Di halaman masjid Agung Surakarta, tepatnya di depan kantor takmir Masjid, ada tugu setinggi kurang lebih satu meter.

Di bagian atasnya terdapat sebuah benda yang terlindung kotak kaca.

Benda di dalam kotak kaca tersebut berupa cekungan setengah lingkaran yang dalamnya dilapisi kuningan.

Pada permukaan cekungan tersebut terdapat beberapa garis dan angka.

Sedangkan sebuah besi berbentuk paku dengan posisi horisontal mengarah ke utara dan selatan terpasang di atas cekungan.

Ketika tertimpa sinar matahari, paku tersebut membentuk bayangan yang jatuh di garis-garis angka tersebut.

Benda itu adalah jam matahari, peninggalan dari Pakubuwono IV di Solo, kurang lebih  tahun 1700an.

Ketika itu, jam matahari digunakan untuk menentukan waktu salat.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved