Catat! Empat Destinasi Wajib Saat Wisata ke Denpasar

Setiap sudut pulau Bali menyimpan berbagai potensi wisata. Denpasar salah satunya. Ibu kota provinsi Bali ini memadukan budaya dengan modernitas.

Catat! Empat Destinasi Wajib Saat Wisata ke Denpasar
Shutterstock
Pura di Bali. 

Bali, surga wisata kebanggaan Indonesia ini memang tidak pernah ada habisnya. Pesona alam dan tradisi yang masih kental menjadi daya tarik baik wisatawan domestik maupun asing. Wajar saja Bali menjadi salah satu destinasi populer hingga mancanegara.

Setiap sudut pulau Bali menyimpan berbagai potensi wisata. Denpasar salah satunya. Ibu kota provinsi Bali ini memadukan dayanya yang khas dengan modernitas. Masyarakat Bali yang masih menjunjung tinggi nilai tradisi dan keagamaan menjadikan Denpasar memiliki potensi wisata yang lengkap.

Daya tarik Denpasar juga terlihat dari lokasinya yang strategis. Kota wisata unggulan ini dikelilingi beberapa kawasan wisata lainnya seperti Kuta, Ubud, dan Tabanan. 

Denpasar sendiri bermakna “Selatan Pasar”. Dilihat dari sejarah. Denpasar ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Badung pada 1958. Nah, pada 1960 Denpasar baru ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Bali yang sebelumnya di Singaraja.

Selain tempat populer seperti Sanur, Tanah Lot, atau Seminyak, Denpasar memiliki objek-objek wisata yang tidak kalah indah. Spot-spot wisata ini menawarkan sensasi liburan yang seru sekaligus mengenalkan nilai-nilai budaya dan keagamaan yang kental khas Bali. 

Berikut empat destinasi wisata di Denpasar yang harus kamu coba kunjungi.

Berkunjung ke Kampung Nelayan Etnis Bugis hingga bermain bersama penyu di Pulau Serangan

Pulau Serangan berada di 500 meter dari pusat Kota Denpasar. Pulau yang hanya memiliki luas sekitar 3 km ini memiliki keindahan pantai dan deburan ombak tinggi. Wajar saja, Pulau Serangan menjadi tujuan turis untuk surfing.

Tidak hanya keindahannya saja yang bisa dinikmati. Banyak aktivitas wisata menarik yang bisa dilakukan di sini. Salah satunya berkunjung ke Kampung Nelayan Etnis Bugis. Hal yang menarik dari kampung nelayan ini yaitu penduduknya berasal dari Bugis, bukan Bali. Mereka perantau dari Bugis yang datang pada zaman kerajaan.

Tidak lengkap ke Pulau Serangan jika tidak menyaksikan penyu-penyu yang ada di Turtle Park Serangan. Di sini para wisatawan juga bisa menyaksikan bagaimana proses bertelur dan penetasan penyu.

Halaman
123
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved