Breaking News:

Asal Usul Kue Keranjang Selalu Hadir saat Imlek, jadi Dinding Kuat hingga Hidangan Kesukaan Dewa

Sajian yang selalu tersedia pada perayaan Tahun Baru Imlek adalah kue keranjang atau nian gao.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pekerja menyelesaikan pembuatan dodol keranjang di pabrik dodol keranjang Tek Kie, Jalan Pajagalan, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/1/2020). Jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2571 yang jatuh pada Sabtu, 25 Januari 2020, pabrik dodol keranjang Tek Kie setiap hari memproduksi 5 ton tepung ketan menjadi 4.000 dodol keranjang berbagai ukuran untuk memenuhi pesanan konsumen dan permintaan reseller dari sejumlah kota di Jawa Barat. Dodol ini di pasaran yang 330 gram dijual seharga Rp 15.000, 500 gram Rp 25.000, dan 1 kilogram seharga Rp 45.000. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

TRIBUNNEWS.COM - Satu pertanda bahwa perayaan Tahun Baru Imlek telah tiba adalah dengan mulai banyaknya kue keranjang yang beredar di pasaran.

Sajian yang selalu tersedia pada perayaan Tahun Baru Imlek adalah kue keranjang atau nian gao.

Menikmati kue keranjang pada momen ini juga dianggap sebagai sebuah keberuntungan.

Kue keranjang yang memiliki nama mandarin Nian Gao (年糕) atau dalam dialek Hokkian disebut Ti Kwe (甜棵) yangmerupakan salah satu makanan khas Tahun Baru Imlek yang populer di Indonesia. Baca selengkapnya >>>

 Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir Car Free Night Kawasan Pasar Gede Solo saat Malam Imlek

 10 Kuliner Enak Singkawang cocok Dinikmati saat Liburan Tahun Baru Imlek 2020

Editor: Rizky Tyas Febriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved