Breaking News:

Bandara Ngurah Rai Perlonggar Persyaratan Terbang Bagi Penumpang, Berlaku Mulai 5 Juli

Pelonggaran persyaratan penerbangan ini berlaku mulai Minggu, 5 Juli 2020 di lingkungan Bandara Ngurah Rai, Bali.

istimewa
Penerbangan atau pesawat terakhir ke China yang dilayani Bandara Ngurah Rai sebelum penutupan sementara per 5 Februari 2020. 

Laporan Reporter Kontan, Adi Wikanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kini, persyaratan penerbangan dari dan ke Bali semakin mudah. PT Angkasa Pura I, pengelola Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali melonggarkan persyaratan bagi penumpang yang ingin melakukan perjalanan udara.

Pelonggaran persyaratan penerbangan ini berlaku mulai Minggu, 5 Juli 2020.

Selama ini, calon penumpang pesawat terbang dari dan ke Bandara Ngurah Rai harus menunjukkan surat keterangan bebas corona melalui uji swab.

Mulai 5 Juli 2020, surat keterangan bebas corona bisa berasal dari uji tes PCR dengan hasil negatif atau hasil uji rapid test dengan hasil non-reaktif.

Persyaratan yang berlaku di Bandara Ngurah Rai ini berdasar pada SE Gugus Tugas No. 9 Tahun 2020, & SE Gugus Tugas Provinsi Bali No. 305/GUGASCOVID-19/VI/2020.

Baca: Mulai 5 Juli, Penumpang di Bandara Ngurah Rai Hanya Perlu Tunjukkan Hasil Rapid Test

Berikut persyaratan penerbangan rute domestik di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

1. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lain yang sah)

2. Wajib menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keternagan hasil uji Rapid Test dengan hasil non-reaktif, dengan masa berlakuk 14 hari sejak tanggal diterbikan.

Baca: Sebelum Terbang, Ketahui Persyaratan Penumpang Pesawat di Era New Normal

3. Sebelum masuk wilayah Bali, penumpang tujuan Bali wajib mengisi form lapor diri online di website https://cekdiri.baliprov/go.id, dan menunjukkan QR Code kepada petugas.

Halaman
12
Berita Populer
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved