Breaking News:

Hidup Sehat dengan Mengonsumsi Bone Broth, Kaldu yang Berbahan Daging dan Tulang Sapi

Mengkonsumsi bone broth memperbaiki kebocoran usus (leaky gut), memelihara fungsi sendi, mencerahkan kulit dan melancarkan fungsi pencernaan

ist
Mengkonsumsi Bone broth menjadi tren bagi sejumlah kalangan dewasa ini. Tren ini berkembang di sejumlah negara seperti di Eropa dan Amerika Serikat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengkonsumsi Bone broth menjadi tren bagi sejumlah kalangan dewasa ini.

Tren ini berkembang di sejumlah negara seperti di Eropa dan Amerika Serikat.

Mendengar Namanya, Bone Broth mungkin sedikit terdengar asing untuk orang Indonesia.

Dirangkum dari berbagai sumber, Bone broth sebenarnya bukan hal baru dalam dunia kuliner dan kesehatan.

Bone broth merupakan sejenis kaldu yang biasa dibuat dari daging dan tulang sapi.

"Masyarakat Indonesia biasa memakan sup kaldu sapi dengan campuran seperti wortel, emping dan sebagainya," kata Christina Tanuwidjaya CEO Brothnco saat diwawancarai via daring, Minggu, (16/8/2021).

Namun, kata dia yang membedakan Bone Broth dengan kaldu yang biasa kita konsumsi adalah waktu proses produksi bone broth yang cukup lama.

Baca juga: Cerita Prabowo Soal Daging Silet di TNI dan Kebiasaan Letjen Himawan Soetanto

"Jika biasanya dalam membuat kaldu kita memasak hanya beberapa jam saja, namun untuk membuat bone broth kita harus merebus tulang beserta daging selama 24 jam bahkan lebih," katanya.

Brothnco menjadi salah satu produsen Bone broth bisa menghabiskan waktu perebusan tulang dan daging 24 – 48 jam.

Lamanya proses perebusan ini bertujuan untuk mengeluarkan semua nutrisi yang terkandung dalam tulang dan daging.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved