Blog Tribunners
Geliat Menulis Essay Kritik Sastra
Pada kenyataannya, kesadaran masyarakat Tasikmalaya dalam menulis esai kritik sastra, masih sangat minim.
(10) Antologi Puisi POLIGAMI. Editor Acep Zamzam Noor. Terbit tahun 2003. Berisi puisi-puisi dari para Penyair Tasikmalaya yang lolos ‘Program Tradisi Enam’, sebuah program dengan mengupayakan uji publik dan telaah karya (kritik) bagi para penyair Sanggar Sastra Tasik (SST).
SST sebagai media sastra, menjadi vital eksistensinya menumbuh-kembangkan kesadaran masyarakat terhadap sastra di Tasikmalaya. Sebagai warga biasa, penulis berharap, SST tetap survive dan tidak jenuh menebarkan virus kesusasteraan di Tasikmalaya agar seiring perkembangan sastra yang sekarang telah beralih ke cyber sastra mampu mendampingi masyarakat untuk memahami dan tentunya memasyarakatkan sastra lebih intens lagi.
Dengan begitu, perkara menulis esai sastra yang masih minor dikidungkan masyarakat Tasikmalaya akan semakin mayor seiring perkembangan kesadaran masyarakat terhadap sastra meningkat. Terimakasih.
BIODATA D. Dudu AR : Guru SDN. Perumnas 1 Cisalak Kecamatan Cipedes dan Pimpinan Pondok Media (Citizen Journalism Forum) Kota Tasikmalaya Jawa Barat
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.