Tribunners / Citizen Journalism
Jika Saya Hatta Rajasa, Ini Rencana Ideal MRT di Jakarta
Semua orang di Jakarta pasti sudah sangat stres, macet luar biasa, terburuk di dunia.
Dengan demikian perolehan uang dari dua pihak, dari dalam negeri dan dari Jepang. Mengapa demikian? Dengan masuknya swasta, pembayaran pengembalian uang pinjaman Jepang beserta bunga, tidak perlu lagi dibayarkan oleh pemerintah tetapi dapat diambil dari dana swasta Indonesia, sehingga anggaran pemerintah tidak terbeban berat dengan pinjaman negeri Sakura ini.
Saya yakin Jepan pasti menyetujui hal tersebut, aalnya pemerintah Indonesia terbuka dan transparan melaporkan segala sesuatunya kepada Jepang mengenai penggunaan dana anggaran bagi proyek MRT.
Pekerjaan yang bersih, tanpa korupsi, pasti semua akan berjalan dengan baik demi keberhasilan dan kebahagiaan bersama.
Lalu satu hal yang tak boleh kita lupa, karena pinjaman dari Jepang, biasanya pihak Jepang memohon juga agar perusahaan kontraktor Jepang, serta barang-barang produk Jepang dipakai juga pada proyek MRT.
Hal ini bukan keharusan dan Indonesia bisa menyeleksi seperlunya saja karena biar bagaimana pun produk Jepang adalah yang terbaik. Tetapi tentu pihak Indonesia harus bisa menegosiasikan harga kepada Perusahaan Jepang agar tidak jatuh mahal. Di sinilah bagian pembelian biaanya muncul uang korupsi bagi para oknum.
Apakah kita bisa bersih? Penulis yakin kita semua bisa bersih. Tetapi semua perlu pengawasan satu sama lain dan keterbukaan semua pihak yang terlibat proyek MRT tersebut. Masalahnya kini, apakah ada itikad baik, apakah ada niat baik dari sebanyak mungkin orang yang terkait MRT untuk bekerja keras dengan bersih tanpa pamrih, karena memang masing-masing dari kita sudah mendapatkan gaji.
Tugas Gubernur Jokowi-Ahok untuk mengontrol dengan baik, bertindak tegas, tanpa pandang bulu bagi semua orang yang terkait proyek MRT. Itulah tentu harapan kita semua. Kalau semua berpikiran positif, bersih dengan itikad baik semua menyelesaikan kemacetan Jakarta yang sudah sangat parah ini, proyek MRT penulis yakin segera terlaksana dengan baik.
Cepat selesai MRT, semua kehidupann akan berjalan dengan angat baik, perekonomian meroket tinggi, kesejahteraan jauh semakin baik, mungkin penulis akan pulang ke Jakarta segera (terus terang seorang Gubernur Jakarta pernah meminta penulis segera pulang membantu Jakarta). Kita berdoa semua, agar proyek ini cepat dilaksanakan dan cepat selesai dengan lancar tanpa gangguan hambatan apa pun. Terutama agar dijauhkan dari pikiran kotor para oknum yang mau memanfaatkan kesempatan proyek besar ini demi kantongnya sendiri saja.
Atau mungkin Gubernur Jokowi-Ahok perlu memunculkan aturan baru, gantung koruptor khususnya yang terkait proyek MRT ? Beranikah? Minna gambarimashou ne!
*Penulis adalah mantan wartawan Bisnis Indonesia dan Kompas, 20 tahun tinggal di Tokyo, Jepang
TRIBUNNERS POPULER
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.