Sabtu, 6 Juni 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Menikmati Intervensi

Akhir tahun 2014 lalu saya menulis di berbagai media tentang perang harga minyak yang berkaitan dengan upaya AS memulihkan perekonomian domestiknya

Tayang:
Editor: Rachmat Hidayat
Tribunnews/Dany Permana
Pengamat politik-ekonomi, Ichsanuddin Noorsy (kanan), mantan Menteri Keuangan, Fuad Bawazier (kiri), dan moderator, Hendrajit berdiskusi mengenai ekonomi dan politik di Jakarta, Jumat (5/12/2014). Diskusi yang bertajuk Membedah Kebijakan Ekonomi Politik Pemerintahan Jokowi-JK digelar dalam acara peluncuran portal FastNewsIndonesia.com. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Atas nama kebebasan di berbagai dimensi kehidupan, keluarga sebagai atom sosial ternyata tidak lagi mempunyai ketentraman. Materi telah menyihir kehidupan sehingga tahta dan harta adalah pusat perburuan segenap lapisan masyarakat.

Untuk hal ini pula manusia membenarkan pembunuhan jiwa melalui transaksi ekonomi atau politik yang legal atau illegal. Nah, berkat desakan materialism itu manusia berbangga dengan pertahanan diri berbasis suitability standard: yang penting enak dan nyaman untuk dirinya sementara untuk orang lain, never mind.

Kini pilihan sistem itu telah sebagian diadopsi dan diadaptasi melalui amandemen konstitusi, regulasi dan kebijakan pemerintah. Maka, sadarkah kita bahwa hal itu telah bersifat a-historis, bertentangan dengan semangat perjuangan dan kejuangan bangsa, dan konstitusi 1945 ?

Jika tidak, itu adalah sikap menikmati intervensi dan menjadi wajar dan layak dimengerti kenapa elit politik dan elit ekonomi Indonesia menikmati demokrasi korporasi yang saya tulis 10 tahun lalu.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved