Sabtu, 24 Januari 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Lambang Wirausaha

Sebuah kemauan dan kemampuan untuk mengelola dan menerjemahkan kehendak kehendak konstitusi dalam bidang ekonomi.

Editor: Hasanudin Aco
Harian Warta Kota/henry lopulalan
DEREGULASI EKONOMI - Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi sejumlah Menteri Kabinet Kerja bidang perekonomian dan Pimpinan lembaga keuangan saat konferensi Pers Paket Kebijakan Ekonomi di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2015). Pemerintah telah dan akan terus melakukan upaya menggerakan ekonomi nasional melalui berbagai paket kebijakan ekonomi, pengembangan ekonomi makro yang kondusif, menggerakan ekonomi nasional, dan melindungi masyarakat berpendapatan rendah dan menggerakan ekonomi pedesaan. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Oleh: Dody Susanto
Direktur Klinik Pancasila

TRIBUNNEWS.COM - Dampak stimulus Paket September 1 yang diluncurkan Presiden tanggal 9 September akan sangat tergantung dari Kemampuan Atasi Persoalan Implementasi Tepat Aksi Langsung Efektif Kondisi Situasi Indonesia Sekarang atau KAPITAL EKSIS. Hal ini dapat dipahami secara luas hakikat deregulasi sesungguhnya bukan sekedar penyederhanaan ijin melainkan kemauan otokritik regulasi ekses kelambatan sistim implementasi atau KOREKSI.

Bagian terbesar dari porsi ban berjalan deregulasi adalah debirokratisasi dalam tafsir reformasi birokrasi. Orientasi Pelayanan Efektif Responsif Acuan Sistim Integral atau OPERASI merupakan standar baku untuk melancarkan deregulasi agar memiliki landas tumpu yang dapat dieksekusi oleh pelaku usaha di berbagai sektor.

Belajar dari Pakto Paknov diera orde baru menyisakan kegairahan semu dikalangan dunia usaha karena penyederhanaan ijin dikapitalisasi oleh segelintir komponen bangsa dengan cara kurang bertanggung jawab dan dampaknya cukup terasa sampai hari ini. Secara mendasar ini menunjukkan penataan ekonomi nasional belum menghadirkan lapisan sumber daya wirausaha yang berkaliber Pancasilapreneurship.

Sebuah kemauan dan kemampuan untuk mengelola dan menerjemahkan kehendak kehendak konstitusi dalam bidang ekonomi yang berorientasi pada kemashalatan bangsa. Disaat keperluan menjawab tantang kontemporer ekonomi saat ini belum terlambat untuk merekonstruksi ulang revitalisasi semangat dasar ekonomi untuk semua setara sepengharapan melalui penjiwaan Pancasilapreneuship yang aplikatif.

Perlu gugus besar nasional yang di integrasi melalui program revolusi mental IGE way atau Integritas Gotongroyong Etoskerja dalam bahasa batin publik.Integritas adalah satunya kata dengan perbuatan atau SAKATAN. Gotongroyong adalah berat sama dipikul ringan sama dijinjing.

Etos kerja adalah nilai tambah atas waktu yang berdampak produktifitas. Jika IGE way dapat memacu indeks Fokus Inovasi Kreasi Integrasi Rasional atau FIKIR bangsa kita dapat berharap banyak sumber daya manusia indonesia atau SUDAMI berpeluang mengisi 2 persen populasi penduduk yang berperan sebagai wirausahawan sebagai penghela perekonomian bangsa. Meski besaran investasi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kita sepatutnya percaya diri modal terbesar bangsa ini adalah Solidaritas.

Berkaca pada ketrampilan nenek moyang mengolah sumber daya berbasis gotongroyong sangat relevan kita gelorakan lambang lambang kebangkitan ekonomi bangsa disemua sektor dengan semangat gotong royong sila padi kapas atau GONGSIPAKAS . Menghadirkan Lingkaran Aksi Membangun Bangsa Acuan Nilai Gotongroyong dalam Wirausaha atau LAMBANG Wirausaha dapat dimulai dengan :
1. Sistim Kerjasama Ekonomi Masyarakat Aktif atau SKEMA
2. Jaringan Ekonomi Rakyat Acuan Mandiri atau JERAM
3. Perekonomian Orientasi Secukupnya Sederhana Efisien Hasil Aman Terkendali atau POS SEHAT .
4. Forum Cipta Akses Barang Aman Inflasi atau Forum CABAI.
5.Serikat Anti Pengangguran Aktif Perluasan Akses Kerja atau SAPAPA Kerja.
6.Suara Iburumahtangga Bahan Pokok atau SUIRTA BAPOK
7.Anak Muda Bakat Usaha Latih Jual atau AMUBA SATIHAL.
8.Gardu Ekonomi Rakyat Aman Inflasi Cukup Pasokan atau GERAI KUPASKAN.
9.Sabtu Minggu Hemat Seribu atau SAGU Hemat Seribu
10.Tempat Order Makanan Untuk Rakyat Agar Hemat atau TOMURAH.
11. Tempat Order Komoditi Ongkos Murah atau TOKO Murah.
12. Kumpulan Orang Pejuang Ekonomi Rakyat Agar Sejahtera Indonesia Membangun Aset Nasional Dedikasi Intensif Rajin Investasi atau KOPERASI MANDIRI.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved