Tribunners / Citizen Journalism

Desa Harus Membantu Anak Gizi Buruk

Indonesia saat ini tengah menghadapi permasalahan gizi yang rumit. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan bahwa angka prevalens

Desa Harus Membantu Anak Gizi Buruk
YouTube
Gizi buruk 

"Kemudian, pemerintah desa bisa menggunakan dana-dana tersebut untuk memberi lebih banyak bantuan makanan pendamping ASI kepada balita," tuturnya.

Dana tersebut dapat pula digunakan untuk meningkatkan kemampuan public speaking para kader posyandu terutama untuk melakukan promosi kesehatan.

"Bisa juga dana itu dipakai untuk melatih para kader posyandu mengolah bahan lokal namun bernutrizi tinggi untuk balita sehingga mereka dapat membantu masyarakat di desanya, ” tambah Sad Dian.

Selain pentingnya komitmen pemerintah desa terkait alokasi angaran, Sad Dian kembali menerangkan, pemerintah desa harus mulai mengajak warganya untuk membahas permasalahan kesehatan seperti gizi kurang dan gizi buruk di dalam forum musyawarah desa.

"Selama ini musyawarah desa lebih sering membahas masalah dan kebutuhan fisik masyarakat seperti  pembangunan infrastruktur saja. Kebiasaan ini harus diubah agar masyarakatnya sendiri lebih sadar dan mengetahui situasi kesehatan desanya. Toh masalah ini merupakan tanggung jawab bersama," kata Sad Dian.

Lebih lanjut, ujar Sad Dian, pemerintah desa harus berani menagih peran dinas kesehatan dan puskesmas untuk membantu menangani permasalahan gizi di desa.

"Pemerintah desa harus berani dan aktif minta dinas kesehatan dan puskesmas untuk ikut berperan dengan menugaskan para tenaga ahli gizi yang mereka miliki untuk keliling ke posyandu dan poskesdes. Kedatangan ahli gizi itu kan juga bisa meningkatkan kapasitas kader kesehatan di desa,” tuturnya.

"Perlu diingat, semakin banyak balita atau anak yang menderita masalah gizi, semakin Indonesia kehilangan generasi mudanya. Untuk itu, perlu komitmen yang tinggi dari pemerintah dan masyarakat," ucapnya. 

Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved