Tribunners / Citizen Journalism

Sekali Lagi, PPP “Hattrick”

Romy, sapaan akrab anggota Komisi XI DPR RI itu, ditangkap KPK pada “Jumat keramat”, 15 Maret 2019 dalam operasi tangkap tangan di Jawa Timur.

Sekali Lagi, PPP “Hattrick”
Ist/Tribunnews.com
Sumaryoto Padmodiningrat. 

SDA terpilih sebagai Ketua Umum PPP pada Februari 2007 menggantikan Hamzah Haz, sampai akhirnya ia harus melepaskan jabatannya pada 16 Oktober 2014.

Sepeninggal SDA, PPP terbelah dua, antara kubu Romy dan kubu Djan Faridz.

Romy, yang keabsahannya diakui pemerintah dan pengadilan, dianggap “mengkudeta” SDA. Apakah ia terkena “karma politik” sehingga mengikuti jejak SDA mendekam di penjara?

Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, petinggi PPP terlibat korupsi bukan monopoli SDA dan Romy.

Pada 22 Maret 2011, Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah 20 bulan penjara karena terbukti melakukan korupsi dengan menyetujui penunjukan langsung pengadaan mesin jahit, sapi impor, dan kain sarung yang merugikan negara hingga Rp 33,7 miliar. Bachtiar pernah menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PPP.

Korupsi yang melibatkan ketua umum parpol juga bukan monopoli PPP.

Ada Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq yang juga terlibat korupsi.

Pada 9 Desember 2013, Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis mantan anggota Komisi I DPR RI ini 16 tahun penjara karena bersama rekannya, Ahmad Fathanah, terbukti menerima suap Rp 1,3 miliar dari Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman, terkait pengurusan penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Pada 15 September 2014, MA memperberat hukuman Luthfi dari 16 tahun menjadi 18 tahun penjara. Dalam putusan kasasinya, MA juga mencabut hak politik Luthfi untuk dipilih dalam jabatan publik.

Tak Pandang Bulu

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved