Tribunners / Citizen Journalism

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Jokowi dan 'The Last Samurai'

"Menjadi Samurai adalah mengabdi pada seperangkat moral dan mencari keheningan untuk berpikir jernih."

Jokowi dan 'The Last Samurai'
Tribunnews.com/Theresia
Presiden Jokowi foto bersama dengan puluhan tokoh senior di berbagai bidang yang diundang ke Istana Merdeka, Kamis (26/9/2019) sore. 

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

TRIBUNNEWS.COM - "Menjadi Samurai adalah mengabdi pada seperangkat moral dan mencari keheningan untuk berpikir jernih."

Gelombang aksi demonstrasi mahasiswa dan elemen masyarakat lain, termasuk pelajar, di seantero negeri yang diwarnai kericuhan terus mengepung Presiden Joko Widodo dari segala penjuru.

Mereka mendesak pembatalan sejumlah revisi Undang-Undang (UU), terutama UU No 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah terlanjur disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pun Rancangan UU Pemasyarakatan yang akan menggantikan UU No 12 Tahun 1995, dan RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan menggantikan UU No 1 Tahun 1946.

Setelah terdesak, DPR terpaksa menunda pengesahan kedua revisi UU terakhir ini, dan Presiden Jokowi pun mempertimbangkan untuk membatalkan revisi UU KPK dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu).

Sejauh ini Polri telah menetapkan 55 orang sebagai tersangka demo ricuh di seluruh Indonesia, 49 tersangka di antaranya di Jakarta.

Ditambah kerusuhan yang berulang kali terjadi di Papua, serta kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan yang tak kunjung dapat dipadamkan, Presiden Jokowi pun kewalahan, sehingga Menkopolhukam Wiranto sampai perlu menyampaikan permakluman, kalau tidak bisa disebut apologia, bahwa saat ini Jokowi sedang dalam kesulitan.

Patutkah Presiden mengeluh? Ternyata Presiden juga manusia biasa, bukan Superman atau Gatotkaca.

Kita kemudian teringat “The Last Samurai” (Samurai Pamungkas), film drama perang Amerika Serikat yang disutradarai Edward Zwick dengan tokoh protagonis Tom Cruise, dan tayang perdana di Tokyo, Jepang, 22 November 2003.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved