Tribunners / Citizen Journalism

Demo, Musik dan Cinta

Bagi mereka, di muka bumi ini tak ada urusan lebih mulia, lebih menggairahkan, daripada demo. Dan demo

Demo, Musik dan Cinta
Warta Kota/Alex Suban
Budayawan Mohamad Sobary, biasa dipanggil Kang Sobary, berkunjung di Kantor Redaksi Tribunnews Network di Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (2/10/2019) 

Oleh: Mohamad Sobary, Pemerhati Kebudayaan

TRIBUNNEWS.COM - Demo merupakan lambang kedaulatan mahasiswa yang membuat mereka merasa ‘eksis’.

Demo sebagai panggung ‘kita’ dan gerakan ‘kita’, didengungkan dengan rasa bangga ke mana-mana.

Baca: Kegalauan Presiden Jokowi Keluarkan Perppu Cabut UU KPK, Ancaman Parpol hingga Ultimatum Mahasiswa

Mereka berhak melakukannya. Itu memang hak mahasiswa.

Bagi mereka, di muka bumi ini tak ada urusan lebih mulia, lebih menggairahkan, daripada demo. Dan demo.

Ada suatu latar belakang kehidupan mahasiswa yang kita abaikan. Mereka bosan di kampus.

Tanpa demo, hidup hanya beku. Hari-hari berlalu begitu teknis, monoton, dan bikin bosan itu tadi.

Kuliah demi kuliah, dalam jurusan apa pun, yang hanya mengulang-ulang definisi, tak mampu membuat jiwa mahasiswa bergolak.

Mereka dibuat merasa, hidup ini sudah jadi dan tinggal menjalani.

Ini penghinaan eksistensial yang memalukan.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved