Tribunners / Citizen Journalism

Alhamdulillah Andreas Suporter Indonesia Dibebaskan

ALHAMDULILLAH, puji syukur kehadirat Illahi Robby, Andreas Setiawan, suporter kita yang ditahan Polis Diraja Malaysia (PDRM), bebas

Alhamdulillah Andreas Suporter Indonesia Dibebaskan
Instagram KBRI Kuala Lumpur (@kbrikualalumpur)
Iyan Prada Pribowo dan Rifki Chorudin (berdiri ditengah) bersama KBRI KL, Aliansi dan pengacara sesaat setelah pembebasan mereka. (@kbrikualalumpur) 

Oleh: Diandra Sabila N

"ALHAMDULILLAH, puji syukur kehadirat Illahi Robby, Andreas Setiawan, suporter kita yang ditahan Polis Diraja Malaysia (PDRM), Rabu sore (28/11/19) waktu Kuala Lumpur, akhirnya dibebaskan," begitu kalimat yang meluncur dari Menpora Zainudin Amali saat ditanya responya soal pembebasan Andreas.

Selain Andreas, ada dua suporter lain yang juga ikut ditangkap. Namun kedua rekannya Iyan Prada Wibowo dan Rifki Chorudin, sudah dibebaskan tiga hari lalu.

Kepada Elshinta yang melakukan wawancara secara langsung, Andreas menegaskan tetap akan mendukung tim nasional. "Saya sangat mencintai tim nasional," katanya.

Andreas bukan orang kaya, ia bekerja sebagai pengendara Ojol sepeda motor di Bali, tapi untuk mendukung timnas, ia melakukan apa saja.

Ia mengaku selalu mengumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk bisa datang dan memberi dukungan kepada tim nasional.

"Kalau duit belum cukup, saya terpaksa mencari pinjaman."

Upaya pembebasan Andreas dilakukan KBRI dan Kemenpora melalui surat yang dikirimkan secara diplomatik. Bahkan Menpora Zainudin Amali, yang terus-menerus mengikuti proses dan perkembangannya, sempat marah. "Saya mau suporter kita dibebaskan!" katanya.

"Dan, saya mau pihak Malaysia juga memproses kasus pengeroyokan pada dua suporter kita di daerah Bukit Bintang, KL, diusut sampai tuntas!" sambung menpora yang ketika masih berstatus mahasiswa menjadi salah satu pendiri dan pemain Liga Mahasiswa di Jakarta.

Maka, ketika ada pihak tertentu yang mencoba melakukan pendekatan untuk mempertemukan dirinya dengan Kemenpora Malaysia, Syed Saddiq, ia tolak. "Balas dulu surat saya dan bebaskan dulu suporter kita," katanya dengan tegas.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved