Blog Tribunners

Gus Sholah Meninggal Dunia

Mengingat Pesan Gus Solah, Pelajarilah Sesuatu yang Tak Bisa Dilakukan Komputer

menghadapi era yang sudah serba digital dimana banyak pekerjaan manusia diambil alih mesin komputer sehingga mulai banyak terjadi pengurangan tenaga

Mengingat Pesan Gus Solah, Pelajarilah Sesuatu yang Tak Bisa Dilakukan Komputer
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Foto file: KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) saat memberi tausiah pada pengajian di kediaman Khofifah Indar Parawansa, di Kota Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Gus Sholah berpulang pada Minggu (2/2/2020) malam di RS Harapan Kita, Jakarta, di usia 77 tahun. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

Mengingat Pesan Gus Solah, Pelajarilah Sesuatu yang Tak Bisa Dilakukan Komputer

Catatan Wartawan Tribunnews.com: Muhammad Husain Sanusi

21 Oktober 2019 lalu, saya diundang ke Pesantren Putri Al Mawaddah, Ponorogo, Jawa Timur, untuk menjadi saksi penyerahan wakaf pesantren Pimpinan KH Hasan Abdullah Sahal.

Tak disangka hadir KH Salahudin Wahid atau biasa disebut Gus Solah yang ternyata juga menjadi saksi penyerawahan wakaf Pesantren Al Mawaddah yang telah resmi diwakafkan ke ummat.

Sebelum penandatanganan wakaf tersebut, Gus Solah menyampaikan sambutan di depan keluarga besar Al-Mawaddah. Dalam sambutannya, Gus Solah menyampaikan fakta-fakta tentang dunia pesantren dan apa yang harus dilakukan di era yang sudah serba digital ini.

Yang paling saya ingat dari pesan Gus Solah, menghadapi era yang sudah serba digital dimana banyak pekerjaan manusia diambil alih mesin komputer sehingga mulai banyak terjadi pengurangan tenaga manusia.

Gus Sholah kemudian meminta santri dan santriwati yang sedang belajar di pesantren untuk mempelajari sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh komputer. “Pelajarilah keahlian yang tidak bisa dilakukan oleh komputer,” kata Gus Sholah.

Gus Sholah seolah ingin menegaskan secanggih apapun produk teknologi tetap saja ada batasannya. Soal rasa dan humanisme misalnya, adalah sesuatu yang tak mungkin bisa dijangkau oleh komputer.

Mendengarkan ceramah-ceramah Gus Solah tidak akan pernah bosan, samudera keilmuan beliau begitu luas dan teristimewa, beliau selalu mengutarakan masalah keummatan.

Gus Solah sangat memahami dunia pesantren meski dalam riwayatnya beliau adalah alumni ITB. Gus Solah sangat mendorong kemandirian pesantren melalui sistem perwakafan.

Halaman
123
Penulis: Husein Sanusi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved