Sabtu, 30 Agustus 2025

Tribunners / Citizen Journalism

Mengapa Partai Golkar Mampu Lampaui Target Pilkada 2020?

Pengalaman Partai Golkar memenangkan Pilkada 2020 kali ini bisa menjadi pemodelan dalam kontestasi pemilu-pemilu mendatang.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto (kanan) bersama News Director Tribun Network, Febby Mahendra Putra saat wawancara khusus dengan Tribun Network di Kantor Tribun Network, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2020). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

OLEH : EMRUS SIHOMBING, Komunikolog Indonesia

PARTAI Golkar yang "dinakhodai"  Airlangga Hartarto, meraih sukses luar biasa karena mampu melampaui target yang ditentukan sebelumnya di Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Target awal menang di 162 (60 %) daerah. Berdasarkan hitung cepat (hasil sementara) Golkar mampu memenangkan Pilkada di 165 (60 % lebih) dari 270 daerah.

Pasien Covid-19 melaksanakan penjoblosan pilkada pemilihan Walikota dan wakilnya dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan (Tangsel), Tangerang selatan, Rabu (9/12/2020). 42 pasien dan di tambah 7  tambahan baru melaksnakan hak dalam penjoblosan surat suara. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan)
Pasien Covid-19 melaksanakan penjoblosan pilkada pemilihan Walikota dan wakilnya dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan (Tangsel), Tangerang selatan, Rabu (9/12/2020). 42 pasien dan di tambah 7 tambahan baru melaksnakan hak dalam penjoblosan surat suara. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan) (WARTAKOTA/Henry Lopulalan )

Kemenangan tersebut, menurut saya dari aspek komunikasi politik ditentukan dua kelompok variabel yang saling menguatkan.

Kelompok pertama, variabel kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar. Setidaknya dua ukuran utamanya;

(1) Kepemimpinan Ketua Umum Partai  Golkar yang smart dan jeli sehingga mampu menyodorkan sosok kader tertentu yang memiliki daya saing tangguh mengikuti  persaingan yang sangat ketat dalam kontestasi Pilkada kali ini

(2) Kepiawaian Ketua Umum Partai Golkar melakukan  supervisi dan senantiasa mengevaluasi program yang ditawarkan para kandidat yang diusung Golkar di setiap wilayah daerah Pilkada.

Kelompok kedua, variabel yang dimiliki sosok para kandidat. Kelompok variabel ini tidak kalah pentingnya dalam strategi memenangkan Pilkada 2020 ini.

Setidaknya  ada sembilan variabel utama yang termasuk pada bagian ini. (1) popularitas: (2) akseptabilitas (3) kapabilitas; (4) keterampilan komunikasi persuasi; (5) memiliki mental pemenang.

Berikrutnya yang ke-6 daya tarik; (7) kematangan berpolitik; dan (8) akseptabilitas publik di daerah pemilihan, dan; (9) elektabilitas yang terus dimonitor dan dievaluasi berdasarkan tren-tren survei.

Semua variabel yang ada pada kedua kelompok tersebut, menurut hemat saya, merupakan variabel-variabel yang dilakukan Partai Golkar dan para kader untuk memenangkan Pilkada 2020.

Ini bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dari Ilmu Komuniksi Politik.

Untuk itu, pengalaman Partai Golkar memenangkan Pilkada 2020 kali ini bisa menjadi pemodelan dalam kontestasi pemilu-pemilu yang akan datang.

Tidak berlebihan jika menjadi rujukan bagi partai lain di Indonesia.(*)

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan