Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Melanjutkan Amal Sholeh dan Sedekah Setelah Ramadan

Beragam macam tipe manusia menyikapi makna fitri dalam melanjutkan kehidupan sehari-hari setelah Ramadhan meninggalkannya.

Freepik
Ilustrasi Ramadan: bacaan doa untuk niat berpuasa di bulan suci Ramadhan, serta kapan waktu yang tepat untuk mengucapkan niat puasa Ramadhan. 

Allahu Akbar....,
Allahu Akbar ...,
Allahu Akbar.....

Dari detik demi detik menjadi 60 detik atau 1 menit, dari menit ke menit menjadi 60 menit atau 1 jam, dari 1 jam berlanjut hingga 24 jam atau 1 hari, hari demi hari hingga terakumulasi menjadi 1 bulan. Lengkap sudah 1 bulan Ramadhan kita lalui.

Allahu Akbar....., Allahu Akbar ...., Allahu Akbar.....

Sudahkan sejenak kita tafakur dan tadabur atas apa makna fitri sesungguhnya setelah Ramadhan meninggalkan kita.

Beragam macam tipe manusia menyikapi makna fitri dalam melanjutkan kehidupan sehari-hari setelah Ramadhan meninggalkannya.

Ketiga tipe manusia dalam menyikapi fitri itu adalah:

Sikap pertama adalah tipe manusia yang biasa-biasa saja, baik sebelum, maupun pada saat menjalani Ramadhan maupun pasca Ramadhan.

Hidayah sulit masuk kepada dirinya kerena hatinya tertutup oleh kabut dosa yang tebal akibat maksiat yang dilakukan secara terus menerus.

Ramadhan bagi dirinya tidak memberikan pengaruh apa-apa kepada peningkatan iman dan taqwanya.

Siang dan malam mengerjakan maksiat dan perbuatan dosa lainnya tanpa batasan waktu dan tempat, salat dan puasa ia tinggalkan.

Baca juga: Safari Ramadan Jelang Idul Fitri, Tribunnews.com, Kunjungi Ponpes Di Kaki Gunung Gede Pangrango

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved