Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Virus Corona

Covid-19 dan Kutukan Sisifus

Usai Lebaran, grafik positif Covid-19 kembali menanjak. Sejak Senin (21/6/2021), angka positif Corona telah menembus 2 juta.

smartraveller.gov.au
Ilustrasi Covid-19 

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

TRIBUNNEWS.COM - Masih ingatkah kita akan kisah Sisifus dalam mitologi Yunani?

Gara-gara mencuri rahasia para dewa, Sisifus dikutuk untuk melakukan pekerjaan sia-sia.

Dia harus mendorong batu besar ke puncak gunung. Ketika hampir mencapai puncak, batu itu digelindingkan lagi oleh dewa ke bawah.

Lalu Sisifus harus mendorongnya lagi ke puncak, digelindingkan lagi ke bawah, didorong lagi ke puncak, begitu seterusnya.

Adalah Albert Camus (1913-1960), sastrawan eksistensialis asal Perancis, yang tahun 1942 menulis “Le Mythe de Sisyphe” (Mitos Sisifus), yang bercerita tentang kutukan Sisifus itu.

Pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia, termasuk Indonesia, tampaknya analog dengan kisah Sisifus ini.

Betapa tidak. Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok, Desember 2019, dan menyebar ke Indonesia mulai 2 Maret 2020, adalah ibarat batu besar yang harus didorong Sisifus ke puncak gunung.

Baca juga: Suhendra Dukung Terawan Kembangkan Vaksin Nusantara

Begitu hendak mencapai puncak, batu itu menggelinding lagi ke bawah, demikian seterusnya.

Segala daya dan upaya sudah dikerahkan pemerintah Indonesia, baik pusat maupun daerah, untuk menghalau penyebaran Covid-19.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved