Tribunners / Citizen Journalism

Rahasia Sukses Tahfidz Quran Super Cepat Pesantren BIMA

Pesantren BIMA menerapkan sebuah sistem cepat hafal Quran (Tahfidz Quran) hanya selama empat bulan untuk hafal 30 juz.

Editor: Husein Sanusi
Dokumentasi Pesantren Bina Insan Mulia.
Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH. Imam Jazuli, berkemeja putih saat mewisuda santri tahfidz penghafal Qur'an. KH. Imam Jazuli menerapkan metode cepat hafal Al-Qur'an 30 juz dalam empat bulan. 

TRIBUNNEWS.COM - Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA) 1 dan Bina Insan Mulia 2, Cirebon, KH Imam Jazuli, Lc, MA, ungkap rahasia agar cepat bisa Tahfidz Quran (menghafal Al-Qur'an). 

Program Tahfidz BimaQu adalah rahasianya, yang merupakan hasil inovasi radikal dari penerapan program tahfidz yang jamak diterapkan di pesantren-pesantren pada umumnya.

Umumnya, untuk menyelesaikan hafalan sampai 30 juz, seorang santri membutuhkan waktu rata-rata 3 tahun. Jika dihitung biayanya, jumlahnya bisa mencapai di atas Rp20 juta.

Tapi dengan Tahfidz BimaQu, para santri tidak perlu menambah biaya tambahan dan waktunya lebih cepat. Di sampaing itu, pra santri tetap mendapatkan pelajaran sekolah, terutama pelajaran eksakta dan bahasa.

Dengan menerapkan program Tahfidz BimaQu, waktu yang dibutuhkan hanya 4 bulan. Setelah itu, santri memasuki program baru, antara lain Fiqh Bimaku, program bahasa sesuai tujuan, dan seterusnya. Selama dua tahun diterapkan, program ini telah menghasilkan ratusan hafidz dan hafidzah.

“Strategi, metode pembelajaran, fasilitas pendidikan, dan sistem, boleh berubah bahkan harus berubah, tetapi pendidikan akhlak dan tirakat adalah prinsip yang tidak bisa berubah bagi pesantren,“ kata Kiai Imam Jazuli di hadapan ribuan wali santri.

Para santri Pesantren Bina Insan Mulia 1 dan Bina Mulia 2 yang telah berhasil mengikuti program Tahfidz BimaQu diwisuda di The Luxton Cirebon Hotel & Convention dan Aston Cirebon Hotel & Convention Center.

Acara berlangsung dari pukul 8.00 pagi sampai 22.00 malam hari pada Sabtu 18 Juni hingga Minggu 19 Juni 2022.

Jumlah santri yang mengikuti program Tahfidz BimaQu pada semester ini sebanyak 932 santri. Dari jumlah tersebut, total santri yang bisa selesai hafalan sampai 30 juz sebanyak 20 persen, yang hafal di atas 15 juz sebanyak 30 % , dan 50 % santri berhasil mencapai target yang variatif dengan pencapaian minimum 5 juz.

Dan Pesantren Bina Insan Mulia menjadi pesantren yang terbanyak menerima beasiswa program Sadesa (satu desa satu penghafal al-Quran) dari Provinsi Bandung. Artinya, sistem yang diterapkan di Pesantren Bina Insan Mulia telah teruji oleh pihak eksternal.

Halaman
12

Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved