Tribunners / Citizen Journalism

Polisi Tembak Polisi

Pemerintah dan Netizen Tak Bisa Disalahkan Seputar Penegakan Hukum Kasus Ferdy Sambo

Apa yang dilakukan oleh Jokowi dan Mahfud MD, serta para kuasa hukum dari Brigadir J dan Bharada E sudah benar dan tidak bisa disalahkan.

Editor: Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.com Jeprima
Ferdy Sambo dan peran pengganti Brigadir J saat proses rekonstruksi, Selasa (30/8/2022). 

Oleh: Saiful Huda Ems (SHE)

MENCERMATI berbagai komentar para kolumnis terlebih para buzzer yang sedang kebingungan menentukan dukungannya di seputar huru-hara kasus Ferdy Sambo, penulis mencoba mengurai sedikit persoalan dari perspektif hukum.

Mudah-mudahan dengan tulisan ini, semua pihak bisa menilai suatu persoalan dengan lebih ilmiah atau rasional, dan tidak hanya berdasar prasangka belaka.

Sesungguhnya apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dan Menko Polhukam Mahfud MD, serta para Kuasa Hukum dari Brigadir J, yakni Kamarudin Simanjuntak dkk, serta Kuasa Hukum dari Bharada E, yakni Deolipa Yumara dkk itu sudah benar dan tidak bisa disalahkan.

Apalagi para Netizen yang kompak dan secara jeli serta militan terus menyuarakan pentingnya penuntasan kasus Ferdy Sambo ini secara cepat dan transparan, juga tidak bisa disalahkan.

Kecuali untuk mereka yang mencoba menghubungkan kasus Sambo ini dengan Peristiwa KM 50, itu baru aneh, karena untuk Peristiwa KM 50 itu sudah tuntas di pengadilan, alias sudah ada keputusan yang bersifat inkracht (memiliki kekuatan hukum tetap).

Pemerintah dan Netizen yang "merangsek" POLRI agar segera menuntaskan kasus Sambo secara cepat dan transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi itu merupakan wujud dari Politik Hukum yang sedang Pemerintah dan Netizen (rakyat) mainkan.

Lupakah kalian dengan ajaran Hukum Klasik yang telah menyatakan, bahwa hukum memerlukan peran politik, demikian pula sebaliknya.

Hukum tanpa politik akan lumpuh karena tidak memiliki kekuasaan politik untuk menegakkannya.

Sebaliknya, hukum tanpa politik akan buta, karena tidak memiliki acuan-acuan normatif kemana kekuasaan akan diarahkan.

Halaman
123

Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved