Selasa, 5 Mei 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Jabatan Kepala Sekolah: Antara Administrasi dan Jiwa Besar

Seorang kepala sekolah ideal sangat diharapkan berjiwa besar, rela berkorban demi kemajuan anak didik dan rekan guru

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
dok pribadi
JABATAN KEPALA SEKOLAH - Odemus Bei Witono,  Direktur Perkumpulan Strada, dan Pemerhati Pendidikan 

Di sisi lain, proses pelatihan dan kaderisasi kepala sekolah juga harus melampaui aspek teknis. Proses tersebut dapat membentuk pemimpin yang berani bertanya, “Untuk siapa saya memimpin?”, bukan hanya,  “Bagaimana saya memimpin?”.

Inilah yang akan membedakan pemimpin yang sekadar mengatur dari pemimpin yang menginspirasi dan membentuk masa depan.

Sebagai catatan akhir kepala sekolah bukan semata jabatan administratif. Ia merupakan penjaga martabat profesi guru, penentu arah sekolah, dan penyambung harapan masa depan anak bangsa.

Maka, seleksi dan pembinaan kepala sekolah dapat memantulkan atau menggambarkan nilai-nilai luhur kepemimpinan sejati, yaitu keberanian moral, visi pendidikan, kerendahan hati, dan jiwa pengorbanan.

Kriteria administratif adalah awal yang baik. Namun untuk menghasilkan pemimpin sejati, kita dalam hal ini pemerintah atau pengurus yayasan dan guru perlu melangkah lebih dalam—menuju pemahaman bahwa menjadi kepala sekolah adalah panggilan hidup, bukan sekadar promosi karier.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved