Ngobrol Bareng Joshua, Peserta Grand Final La Academia Junior Indonesia 2 Wakil Lampung
“Sukanya itu adalah seumur-umur saya tidak pernah naik pesawat, jadi selama saya mengikuti ajang ini, saya jadi sering pulang-pergi naik pesawat."
Laporan Wartawan Tribun Lampung, Yoga Noldy Perdana
TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Joshua Basa Nababan, seorang siswa kelas 6 SD Xaverius 3, Way Halim, Bandar Lampung, merupakan peserta La Academia Junior Indonesia 2 perwakilan Lampung.
Sampai saat ini, dirinya sudah memasuki tahap Grand Final yang akan bersaing dengan 12 peserta lainnya yang akan dimulai pada Minggu (27/9/15) nanti.
Tribun Lampung berkesempatan menemuinya dengan mendengarkan kisah awal mula dirinya masuk seleksi ajang tersebut.
Joshua yang didampingi ibundanya, Kartika Nova Naibaho, yang ditemui di Café D’Monangs Jalan Ir H Juanda Pahoman, mengatakan pada mulanya, ia mendapat selebaran pendaftaran La Academia Junior Indonesia 2 dari guru sekolahnya.
“Karena teman-teman di sekolah banyak yang mendaftar, dan banyak pula yang menyuruh saya untuk mengikuti ajang tersebut, maka saya menunjukan brosur itu kepada mamah saya, dan akhirnya saya mulai mendaftar,” ujar Joshua, Senin (21/9/15).
Pada seleksi pertama, lanjut Joshua, dirinya bersaing dengan ratusan anak-anak lainnya yang membuat Joshua memiliki rasa ragu apakah dirinya dapat bersaing dengan mereka.
“Pada tahap pertama tersebut, ada ratusan peserta yang ikut, dan hanya empat peserta yang lolos, dan bangganya. Saya termasuk salah satu dari empat peserta yang terpilih," katanya.
"Lalu pada tahap kedua, empat peserta kembali dieliminasi menjadi dua orang, dan bersyukurnya lagi saya yang telah lolos,” tuturnya.
Dengan rasa bangga dan penuh percaya diri, akhirnya Joshua melanjutkan proses seleksi menuju ibu kota Jakarta.
Di sana dirinya berjuang bersaing dengan 50 peserta lainnya untuk mengikuti seleksi ke tahap final 1.
“Sebelum memulai tahap seleksi final 1, kami para peserta mendapat pelatihan terlebih dahulu dari mentor yaitu Rieka Roslan dan Anto Joe. Di sana kami dilatih vokal, olah nafas, dan lainnya," ujar Joshua.
Ia mengisahkan, memasuki tahap final 1, 20 peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu perkelompok berisi 10 peserta, dan saya berada pada kelompok 2.
"Penyisihan demi penyisihan dengan memasuki babak final 2, akhirnya menyisakan sebanyak 13 peserta. Dan selanjutnya nanti, saya akan bersaing dengan ke 12 peserta dalam babak Grand Final nanti,” ucap anak penyuka olahraga sepakbola tersebut.
Joshua mengatakan, dalam mempersiapkan babak Grand Final tersebut, dirinya terus melatih olah vokal sebaik-baiknya, dan menyiapkan mental yang baik agar peforma saat gelaran nanti, dirinya akan tampil maksimal.