Rabu, 8 April 2026

Rekam Jejak MA Si Kapten Maling dengan Segudang Akses

Apabila kelompoknya sedang kekurangan personel, dia hanya perlu mencari kabar dari dalam penjara.

Editor: Mohamad Yoenus

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Seorang 'kapten' (pimpinan) komplotan maling motor asal Lampung, ditembak mati polisi karena melawan usai diringkus, Jumat (21/7/2016).

Dia adalah MA alias MD (33), warga Desa Suka Maju Timur Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Bandar Lampung.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hendy Febriyanto Kurniawan, mengatakan MA ditembak polisi karena melawan saat dilakukan penangkapan di sekitar Pasar Nangka, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (21/7/2016) pukul 01.00.

"Dia punya rekam jejak berbahaya. Selalu memegang senjata api dan tak segan melukai lawannya. Makanya kami lakukan tindakan tegas begitu melihat dia melawan," kata Hendy, saat jumpa pers di Polda Metro Jaya.

Menurut Hendy, MA sudah sering keluar masuk penjara. Makanya dia punya banyak kenalan di penjara. Sehingga tak sulit baginya mendapat anak buah baru.

Apabila kelompoknya sedang kekurangan personel, dia hanya perlu mencari kabar dari dalam penjara. Bila ada seorang penjahat 'nganggur' hendak keluar, maka MA tinggal menampungnya.

Selain itu, MA juga termasuk 'kapten' yang sudah punya banyak jaringan. Artinya sudah banyak membentuk orang menjadi maling dan masuk kelompoknya.

Makanya, Hendy yakin MA memimpin lebih dari satu kelompok maling motor.

Senpi Mulus

Selain itu, MA juga punya akses bagus ke para pembuat senjata api yang bertebaran di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

"Sebab MA ini juga memang orang asli Jabung. Makanya akses ke pembuat senjata api amat terbuka," kata Hendy.

Bahkan komplotan MA berjumlah 4 orang termasuk MA yang baru saja ditumpas, tiga anggotanya memegang senjata api.

Ini kebiasaan agak berbeda di kelompok maling motor. Biasanya yang memegang Senpi hanya 'kaptennya' saja.

Senjata api rakitan jenis revolver milik MA termasuk bagus. Gagangnya dari kayu, berulir, serta besi-besinya dikrom.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved