Waktunya Muda Mudi Dapat Wawasan
Beli Ikan dan Sayur di Supermarket Bisa Pakai Bitcoin, Tanda Kripto Makin Diterima Dunia
Spar sebagai salah satu supermarket pertama di Swiss yang membuka jalur pembayaran dengan aset digital
TRIBUNNEWS.COM – Satu lagi langkah besar diambil dalam perjalanan adopsi mata uang kripto. Kali ini datang dari jaringan supermarket global, Spar, yang mulai menerima pembayaran dengan Bitcoin di salah satu gerainya di Kota Zug, Swiss.
Kebijakan ini menjadikan Spar sebagai salah satu supermarket pertama di Swiss yang membuka jalur pembayaran dengan aset digital, sekaligus mempertegas posisi negara tersebut sebagai salah satu pelopor adopsi kripto di Eropa.
Mengutip unggahan resmi DFX Swiss di LinkedIn pada 17 April 2025, pembayaran dengan Bitcoin di gerai Spar ini menggunakan teknologi Lightning Network, yang memungkinkan transaksi berlangsung cepat dan efisien. Konsumen cukup memindai kode QR di kasir, lalu mengirimkan Bitcoin melalui dompet digital seperti Phoenix Wallet.
“Cukup scan, kirim, dan kasir langsung bisa melihat pembayarannya. Mudah dan cepat,” ujar Rahim Taghizadegan, Direktur Bitcoin Association Switzerland, dalam unggahan LinkedIn pribadinya pada 16 April 2025. Ia juga menyebut bahwa pengalaman bertransaksi ini sangat mulus dan potensial untuk diadopsi lebih luas.
Solusi pembayaran ini merupakan bagian dari sistem OpenCryptoPay berbasis peer-to-peer (P2P) untuk transaksi kripto langsung. Sistem ini dikembangkan oleh DFX Swiss dan telah terdaftar di BTC Map, proyek komunitas yang memetakan lokasi toko-toko yang menerima pembayaran Bitcoin.
Dengan lebih dari 13.900 gerai di 48 negara dan melayani sekitar 14,7 juta pembeli setiap hari, Spar memiliki potensi besar untuk mendorong adopsi sistem pembayaran kripto ke tingkat global. Jika uji coba di Zug mendapat respons positif, bukan tidak mungkin gerai-gerai lain di Swiss—bahkan di negara lain—akan mengikuti langkah ini.
Baca juga: Pergerakan Bitcoin Stabil di Tengah Tekanan Geopolitik, Ini Penyebabnya
Kota Kripto Zug Jadi Pelopor
Zug bukanlah kota biasa. Wilayah ini telah lama dikenal sebagai “Crypto Valley”, pusat ekosistem blockchain global yang menjadi rumah bagi berbagai proyek besar seperti Ethereum, Cardano, dan Casper.
Mengacu pada data dari BTC Map, saat ini terdapat lebih dari 1.000 toko dan bisnis di Swiss yang menerima pembayaran dengan Bitcoin. Langkah terbaru dari Spar pun semakin memperkuat posisi Swiss sebagai pionir dalam adopsi kripto di dunia nyata.
Bahkan sebelumnya, pada tahun 2023, Kota Lugano telah lebih dulu mengadopsi Bitcoin dan stablecoin Tether (USDT) untuk pembayaran berbagai layanan publik. Langkah ini menjadikan Lugano sebagai salah satu kota pertama di dunia yang mengintegrasikan kripto ke dalam sistem administrasi pemerintahan.
Panama City Menggebrak
Selain langkah Spar dan Pemerintah Swiss, keputusan berani juga datang dari belahan dunia lain. Melansir decrypt, Panama City, ibu kota Panama mengesahkan penggunaan berbagai aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, USD Coin, dan Tether untuk membayar layanan publik seperti pajak, izin usaha, hingga denda.
Kebijakan revolusioner ini disahkan oleh dewan kota dan diumumkan secara resmi oleh Wali Kota Mayer Mizrachi pada 16 April 2025.Hal ini menjadikan Panama City sebagai institusi pemerintah pertama di negara tersebut, dan salah satu yang pertama di dunia, yang menerima pembayaran layanan publik berbasis cryptocurrency.
Langkah ini menandai pergeseran signifikan: kripto kini tak lagi sekadar aset spekulatif, melainkan mulai hadir dalam kehidupan sehari-hari—mulai dari kasir supermarket hingga layanan pemerintahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Spar-menerima-pembayaran-dengan-Bitcoin.jpg)