Jumat, 10 April 2026

Gerakan Sipil Butuh Reimajinasi dan Regenerasi

Organisasi masyarakat sipil konsisten memperjuangkan kelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam yang bertanggung jawab.

Editor: Content Writer
Istimewa
MASYARAKAT SIPIL - Penulis dan pemerhati isu sosial politik Okki Sutanto. 

Selain itu, audiens juga tak sekadar menjadi penonton pasif. Mereka diajak terlibat secara bermakna, dengan menjadi “spect-actors” yang bisa mengkritik dan merevisi naskah, bahkan ikut naik ke atas panggung, menjadi aktor, lantas menawarkan solusi versi mereka.

Konsep yang ditawarkan oleh FESTIVIS sejalan dengan konsep Bunga Partisipasi di Buku Saku MIYP (Meaningful and Inclusive Youth Participation) yang dirilis oleh Perkumpulan Pamflet Generasi. Dalam konsep Bunga Partisipasi, ada sejumlah elemen inti yang dibutuhkan agar keterlibatan orang muda bisa maksimal: (1) kebebasan untuk memilih; (2) akses informasi yang utuh; (3) diberi kuasa mengambil keputusan; (4) bisa menyampaikan suara mereka; dan (5) memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas.

Lewat FESTIVIS, kelima hal tadi diusahakan sungguh-sungguh. Pertama: orang muda diberi kebebasan memilih, tak sekadar jadi penonton dan penerima yang pasif. Kedua: mereka diedukasi soal isu-isu pergerakan yang memadai dan informatif. Ketiga: mereka diajak terlibat mengambil keputusan bahkan ikut menjadi aktor dadakan di panggung. Keempat: suara mereka betul-betul didengarkan. Terakhir: mereka diberikan peran dan tanggung jawab yang bermakna.

Selain lima hal tadi, seperti bunga yang tumbuh membutuhkan air, pupuk, dan sinar matahari, gerakan orang muda sipil juga membutuhkan lingkungan dan ekosistem yang tepat. Mulai dari transfer knowledge yang memadai, ruang aman yang ramah bagi orang muda, hingga dukungan keuangan dan kebijakan yang relevan terkait orang muda.

Kreativitas dan cara baru yang ditawarkan FESTIVIS mungkin belum sempurna, tapi ini bisa menjadi langkah awal dan pakem baru yang perlu kita usahakan bersama. Memberi kesempatan bagi orang muda untuk terlibat secara bermakna. Menciptakan ruang-ruang aman dan nyaman yang menjawab kebutuhan zaman. Juga melakukan regenerasi substantif terhadap gerakan sipil yang seringkali terjebak pada paradigma usang masa lampu.

Sudah saatnya kita tidak lagi meminggirkan orang muda. Merekalah yang akan menjalani dunia yang diciptakan dan ditentukan hari-hari ini, bahkan hingga berpuluh tahun ke depan. Setiap keputusan politik, ekonomi, dan sosial yang diambil hari ini, orang mudalah yang akan mengalami dan merasakan dampaknya paling lama. Sudah waktunya kita memberikan panggung dan lampu sorot ke mereka: untuk menentukan nasib mereka sendiri, menciptakan dunia mereka sendiri, dan mengusahakan masa depan mereka sendiri.

Pada akhirnya, regenerasi gerakan sipil sebagai jantung demokrasi dan episentrum perubahan, wajib kita usahakan bersama. Regenerasi yang bukan cuma soal usia, tapi juga soal pembaruan bahasa, cara, dan cita-cita politik yang sanggup menjawab tantangan zaman. Lewat cara-cara yang kreatif, inklusif, dan kolaboratif sebagaimana yang sudah dicontohkan FESTIVIS. Hanya dengan demikianlah, orang muda bisa terus berpartisipasi dengan lebih bermakna. Sehingga semua suara bisa terdengar, semua pihak bisa terlibat, dan dunia yang lebih baik, bisa tercapai.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved