Senin, 1 September 2025

Ikbal Tersungkur Ditekel Paspampres

Ikbal Sabarudin (23), aktivis sekaligus Ketua Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam Jawa Barat, nekat menerobos barikade paspampres

zoom-inlihat foto Ikbal Tersungkur Ditekel Paspampres
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Ketua Hima Persis Jabar Ikbal Saparudin, diamankan sejumlah Paspamres karena lolos ke lapangan upacara Hari Sumpah Pemuda dan berdemo di depan Wapres RI Boediono, Jumat (28/10/2011).

Laporan Tim Liputan Tribun Jabar

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Ikbal Sabarudin (23), aktivis sekaligus Ketua Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam Jawa Barat, nekat menerobos barikade Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berada di sisi kiri sebelah utara panggung.

Ia menyelonong hanya untuk memperlihatkan tulisan pedas kepada Wakil Presiden Boediono, yang menjadi pembina upacara dalam peringatan ke-83 Hari Sumpah Pemuda di Stadion Siliwangi, Jumat (28/10).

Peristiwa itu mengingatkan pada kejadian serupa di Bali, beberapa hari lalu. Saat itu, tukang kebun Hotel Nusa Dua Bali, Nyoman Minta, menyelonong ke depan panggung Presiden RI dan sejumlah pejabat dan tamu negara. Padahal kawasan sekitar area dijaga ketat oleh Paspampres.

Ikbal lolos dari kawalan keamanan petugas Paspampres beberapa menit sebelum acara berakhir. Selama beberapa detik ia sempat memperlihatkan tulisan kepada tamu di podium yang hadir, seperti Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf, yang sedang asyik menonton pementasan tarian kolosal dari berbagai pelosok negeri.

Tulisan itu berbunyi, "Sumpah serapah 28 Oktober 2011, mengutuk korupsi para pejabat yang tak amanah, mengutuk Presiden dan Wapres yang tidak mensejahterakan rakyat."

Masuknya Ikbal secara tiba-tiba sempat membuat hadirin terbengong-bengong. Namun setelah melihat beberapa petugas Paspampres mengejarnya, barulah mereka tahu bahwa ada yang menerobos barisan keamanan.

Sadar dirinya dikejar beberapa anggota Paspampres, Ikbal pun lari sekencang- kencangnya ke tengah lapangan sambil membawa pamflet dari karton. Beberapa detik ia berhasil lolos dari kejaran sekitar sepuluh orang petugas Paspampres.

Semua petugas Paspampres yang berada di lapang memburunya. Ia dapat dirobohkan di sisi kanan panggung dengan cara ditekel (tackling) oleh seorang petugas Paspampres. Alhasil, Ikbal jatuh tersungkur ke tanah dengan posisi telungkup dan tangan ke atas.

Petugas langsung mengamankan Ikbal dari lapangan menuju sebuah ruangan tempat ganti pakaian para pemain bola di Stadion Siliwangi. Selanjutnya, Ikbal dibawa memakai sebuah sedan meninggalkan Stadion Siliwangi.
Langsung Masuk Mobil

Acara peringatan pun langsung terhenti dan semua tamu VVIP diamankan menuju kendaraan. Wakil Presiden dikawal beberapa anggota Paspampres langsung masuk ke mobil. Menpora Andi Mallarangeng pun berlalu menuju Toyota Alphard warna hitamnya.

Ditemui sebelum naik kendaraannya, Wagub Jabar Dede Yusuf menyayangkan kejadian tersebut. "Masalah penjagaan yang perlu diperhatikan lagi. Ini acara resmi. Demo boleh, tapi enggak perlu seperti ini di tempat yang formal. Banyak penjagaan tapi masih ada yang lolos," ujarnya.

Seorang rekan Ikbal, Nana Wijayana, mengakui Ikbal sudah mempersiapkan tulisan sumpah serapah itu sejak malam hari sebelumnya. Beberapa diskusi kecil sempat terlontar. Ikbal mengajak sejumlah anggota Hima Persis untuk berunjuk rasa.

"Iya betul, ia dari Hima Persis. Namanya Ikbal Sabarudin. Tulisan yang dibawanya berisi kritik kepada pemerintah," ujar Ketua Bidang Kajian Ilmiah Hima PP Persis itu.

Menurut Nana, tulisan itu merupakan bentuk protes terhadap kepemimpinan Indonesia saat ini. Saat ditanya mengenai kejadian yang melibatkan nama Hima Persis Jabar, ia menjawab bahwa pihaknya sudah siap secara hukum.
"Memang kami sempat ngobrol, tapi tidak menduga dia akan nekat seperti itu. Kami hadir karena mendapat undangan resmi dari KNPI Jabar," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan