Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Kapolri Dukung Kebijakan Gubernur Kalteng Soal FPI

Tribunnews.com - Selasa, 14 Februari 2012 17:53 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Kapolri Dukung Kebijakan Gubernur Kalteng Soal FPI
Sriwijaya Post/Syahrul Hidayat
Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mengetes senjata di arena 50 meter Venue Menembak Jakabaring Sport City Palembang, disaksikan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Senin (31/10/2011). Panglima TNI dan Kapolri ke Jakabaring dalam rangka meninjau kesiapan venue venue serta kesiapan keamanan di kawasan JSC pada SEA Games 2011. (Sriwijaya Post/Syahrul Hidayat) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo mendukung kebijakan Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, dan Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Damianus Jackie. Kebijakan Gubernur dan Kapolda Kalteng yang memulangkan empat pengurus Front Pembela Islam (FPI), justru ditujukan untuk meredam suasana di wilayah tersebut. Apalagi, warga adat sejak awal telah menolak kehadiran FPI di Kalteng.

“Kalau bicara yang di Kalteng, saya kira itu dalam proses pencegahan, dan untuk tidak memanaskan situasi di wilayah sana,” ujar Timur Pradopo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/2/2012).
 
Gubernur Teras Narang sempat turun tangan saat menengahi aksi warga adat di bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (11/2/2012). Ia meminta warga adat kembali ke kediaman lantaran masalah tersebut sudah ditangani aparat kepolisian. Apalagi, Habib Rizieq yang berencana hadir di Kalteng, ternyata tak datang.


Penulis: Srihandriatmo Malau  |  Editor: Ade Mayasanto
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup