Ngaku Polisi, Perampok Rampas Kamera Wartawan
Nasib naas dialami Reza Daeng Syahputra (19) jurnalis di satu koran kriminal terbitan Medan
Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Nasib naas dialami Reza Daeng Syahputra (19) jurnalis di satu koran kriminal terbitan Medan. Pasalnya saat dirinya pulang dari kantornya di Jln Amplas menuju rumahnya di Jl Pelita 1 GG Kelapa Medan Perjuangan dirinya dirampok oleh 3 orang yang mengaku polisi, Kamis (24/5/2012).
Sambil menunjukkkan surat laporan Nomor: STPL/1236/V/2012/SU/POLRESTA MEDAN/ SEK MDN BARU, ia menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Kamis (24/5/2012) pukul 01.00 WiB. Dimana saat itu ia dan kedua temannya baru saja dari kantornya yang akan hendak pulang ke rumahnya.
Namun Saat tiba di Jalan Jend Sudirman, tepatnya di jembatan sebelah rumah dinas gubsu korban dan temannya itu berhenti sejenak untuk beristirahat. Saat berhenti datang tiga orang pria dengan mengendarai dua sepeda motor menghampiri mereka.
Dengan berpura-pura sebagai petugas polisi ketiga orang tersebut menanyakan identitas terhadap korban. Karena memang memiliki identitas korban pun menunjukkannnya serta mengeluarkan kartu wartawan.
"Saya baru pulang kerja tapi saya dan teman saya singgah dulu di Jalan Sudirman untuk istirahat," ujarnya yang sehari-hari ngepos di Polresta Medan.
Tidak percaya begitu saja, korban dan temannya sempat menanyakan tersangka bertugas dimana. Tapi ketiganya tidak mau menjawabnya. Saat itu juga Reza pun berdalih menelepon KaPolreta Medan untuk memastikan kebenaran pengakuan tersangka sebagai anggota.
"Saat itulah ketiga pria itu berubah seperti ketakutan dan melarikan diri sambil membawa kabur kamera samsung milik aku bang," ucapnya.
Merasa masih ketakutan, korban pun tidak sempat mengejar tersangka dan membuat laporan itu ke pihak berwajib. Hingga kini kasus tersebut telah ditangani pihak Polsekta Medan Baru.
Namun sayangnya dirinua tidak mencatat nomor pol Sepeda motor, ketiga tersangka tersebut. "Itu dia bang, ngk teringat aku mencatat BKnya, yang aku ingat mereka naik, sepeda motor Yamaha, dan Supra 125, dan saat itu, ketiganya tidak ada pakai pakaian polisi," ucapnya.
Baca juga: