Jumat, 9 Januari 2026

PWI Sumut Kecam Arogansi Polisi

Kecaman terhadap tindakan arogan Aiptu K Lubis terhadap wartawan di Pengadilan Negeri Medan, terus bergulir.

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kecaman terhadap tindakan arogan Aiptu K Lubis terhadap wartawan di Pengadilan Negeri Medan, terus bergulir.

Kali ini kecaman datang dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Sumatera Utara (Sumut). Ketua PWI Cabang Sumut M Syahrir, mengecam tindakan oknum anggota Polda Sumut yang menghalangi-halangi tugas wartawan.

"Harus ada tindakan tegas terhadap oknum anggota Polri tersebut. Apalagi, ini bukan kejadian pertama yang dialami para jurnalis," kata Syahrir.

Satu dari dua korban kekerasan ini adalah Andri Syafrin, yang merupakan anggota PWI Cabang Sumut.

"Kami juga meminta Kapolda Sumut beserta jajarannya memberikan pemahaman terhadap para anggota Polri tentang peran dan fungsi pers," imbuh Syahrir.

Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut Aiptu K Lubis, berupaya menghalangi jurnalis melakukan peliputan, seusai persidangan perkara narkoba dengan terdakwa mantan Wadir Narkoba Polda Sumut AKBP Apriyanto Basyuki, Selasa (5/6/2012).

Masalah bermula saat para wartawan berusaha mewawancarai saksi ahli dari Labfor Cabang Medan Debora Hutagalung, seusai sidang di PN Medan. Namun, wartawan malah dihalang-halangi oleh Aiptu K Lubis.

"Enggak dengar kalian orang mau pulang. Jangan suka hati kalian saja meliput. Enggak ada kuanggar-anggarkan pistol ya, enggak pakai pistol pun enggak takut aku sama kalian," ujarnya sambil menepis kamera Yudi, wartawan tv.

K Lubis juga mengancam para wartawan, saat mengambil gambar dirinya yang sedang marah-marah.

"Jangan kau ambil gambarku. Awas kau ya, mentang-mentang wartawan kau pikir aku takut," tuturnya.

Bahkan saat dirinya pergi menggunakan Daihatsu Feroza BK 1468 EO, K Lubis hampir menabrak Safrin, wartawan tv. (*)

BACA JUGA

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved