Minggu, 18 Januari 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Sandiaga Uno: Bantuan Sembako untuk Ringankan Beban Ekonomi Warga Aceh Tengah dan Bener Meriah

Founder YIS, Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan bahwa 40 hari pasca-bencana, harga sembako di wilayah terdampak mengalami lonjakan signifikan. 

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA - Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Penyaluran Sembako untuk Korban Bencana di Aceh.
  • Respons atas Lonjakan Harga dan Terbatasnya Akses Distribusi.
  • Bantuan Terukur dan Harapan Pemulihan Sosial Ekonomi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5 sampai 6 Januari 2026. 

Kegiatan ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.

Penyaluran sembako hari pertama digelar di Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kota Takengon, dengan koordinasi Kepala Desa dan perangkat desa setempat. 

Panitia posko mandiri Desa Mendale menyatakan kegiatan ini merupakan upaya langsung untuk membantu masyarakat pasca-bencana.

Founder YIS, Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan bahwa 40 hari pasca-bencana, harga sembako di wilayah terdampak mengalami lonjakan signifikan. 

Kondisi ini diperparah karena akses jalan darat dari tiga kabupaten baru dapat dilalui secara darurat pada minggu keempat, sementara bantuan baru bisa masuk melalui jalur udara. 

Lonjakan harga berdampak langsung pada daya beli warga.

"Melalui program bantuan sembako yang disalurkan langsung dan terukur kepada masyarakat terdampak, kami berharap dapat meringankan kebutuhan hidup mereka," ungkap Sandiaga Uno. 

"Bantuan ini juga diharapkan membantu menekan inflasi dan menstabilkan harga sembako secara bertahap," harapnya.

Paket sembako senilai Rp110.000 per paket yang disalurkan kepada warga itu berisi 4 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. 

Distribusi dilakukan secara tertib agar bantuan diterima tepat sasaran.

Ketua Umum Relawan Kamie Muda, Dedy T. Zaymi, menyampaikan keprihatinan atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. 

Ia menilai kerja sama antara YIS dan Relawan Kamie Muda memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain sembako, warga terdampak juga membutuhkan kebutuhan lainnya, termasuk popok bayi, susu bayi, pakaian sekolah, perlengkapan ibadah, serta alat sanitasi dan higienis.

Alasannya, karena beberapa toko kelontong dan minimarket belum normal menerima suplai akibat gangguan jalur distribusi.

Baca juga: Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh

"Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan dasar warga, tetapi juga mendukung pemulihan sosial ekonomi masyarakat pasca-bencana," harap Dedy.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved