Sabtu, 25 April 2026

Pengobatan Berkonsep Back to Nature Berkembang Luar Biasa

Pengobatan yang mengandalkan Back to Nature (kembali ke Alam) mengalami perkembangan yang sungguh luar biasa.

Penulis: Eko Sutriyanto

Laporan Wartawan Tribunnews, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Abidinsyah, Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan mengakui pengobatan yang mengandalkan Back to Nature (kembali ke alam) mengalami perkembangan  yang sungguh luar  biasa.

"Tidak hanya di Tiongkok,  pusat pengobatan tradisional juga berada di  Arab, India, Australia dan Amerika Serikat," tuturnya di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2012).

Seiring dengan perkembangannnya, jasa obat atau pengobatan  memunculkan  teori supply dan  demand sehingga muncul iklan di tayangan televisi dan mendapatkan respon masyarakat yang luar biasa termasuk di Indonesia.

 "Jangan sampai masyarakat yang disesatkan dengan iklan yang berlebihan atau memberikan obat yang berbahaya," tuturnya.

Dikatakannya saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang kekayaan herbal terbesar di dunia. Bahkan, dengan usaha keras, bisa menjadi   supporting dalam menyediakan berbagai tanaman herbal di seluruh dunia.

Saat ini Kementerian Kesehatan tidak hanya memberikan layanan modern tapi juga layanan tradisinal. Ini didasarkan fakta 59,12 persen masyarakat pernah mengonsumsi jamu dan 95,6 persen orang merasakan manfaatnya.

"Meski demikian peran obat tidak akan  tergantikan dan  obat tradisionsional  sebagai komplementer," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved