Sabtu, 30 Mei 2026

Tuntutan PLTU Dipenuhi, Warga Buka Jalan

“Seperti yang diharapkan warga, surat pemindahan atas dua pegawai tersebut sekarang telah kita proses,” ujar Danang

Tayang:

TRIBUNNEWS.COM,TUBAN - Setelah beberapa jam proyek PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) di Tanjung Awar-Awar diblokir warga, perwakilan PLTU akhirnya bersedia memenuhi tuntutan warga sekitar proyek yang berdiri di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Tuban tersebut.

Beberapa saat berdialog dengan pendemo, Danang selaku perwakilan dari PLTU menyampaikan, pihaknya siap memenuhi  tuntutan warga seperti yang disampaikan dalam aksi tersebut. Termasuk memindahkan Humas PLTU Warsidi dan Indra ke tempat lain selain PLTU Tanjung Awar-awar.

“Seperti yang diharapkan warga, surat pemindahan atas dua pegawai tersebut sekarang telah kita proses,” ujar Danang di hadapan ratusan pendemo.

Termasuk tuntutan warga yang minta supaya pengelolaan limbah proyek ditangani warga juga PLTU menyetujuinya. “Kami juga setuju, pengelolaan limbah seperti kayu, pipa dan sebagainya silahkan dikelola warga,” sambung Danang yang mendapat penjagaan ketat personil kepolisian.

Sedangkan mengenai tuntutan transparansi CSR, Danang juga menunjukkan beberapa lembaran kertas berisi data pengalokasian CRS PLTU kepada beberapa perwakilan warga dalam aksi tersebut. Kususnya, pengucuran dana CSR untuk warga ring I.

Setelah tuntutannya dipenuhi, warga membuka blokir yang dilakukan terhadap proyek pembangunan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) di Tanjung Awar-Awar.

Seribu lebih pekerja dan kendaraan proyek yang tertahanpun mulai bisa masuk ke lokasi dan melanjutkan pekerjaan.

“Alhamdulillah, tujuan kita telah tercapai. Beberapa tuntutan telah dipenuhi oleh pihak PLTU,” kata Arifin, koordinator aksi dalam aksi ratusan warga di pintu utama PLTU Tuban, Jumat (2/11/2012).

Warsidi dan Indra telah dimutasi ke tempat lain, limbah proyek juga diperbolehkan untuk dikelola warga dan PLTU juga berjanji akan selalu transparan dalam pengucuran dana CSR-nya.

Kendati demikian, polisi masih terus berjaga di lokasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang ada. Baru setelah semua pendemo buyar dan semua pekerja kembali beraktifitas, para petugas juga ikut membubarkan diri.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved