Sabtu, 11 April 2026

Fron bersama oposisi Suriah terus dibahas

Kubu oposisi yang terbelah diberitakan telah bersepakat mengenai pikiran utama pembentukan fron bersama melawan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Oposisi Suriah

Kubu Oposisi berembug di Doha, ibukota Qatar engan sponsor AS dan sejumlah negara lain.

Kelompok oposisi Suriah siap melanjutkan kembali pembicaraan di Qatar terkait rencana pembentukan fron bersama dalam melawan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Sejumlah delegasi yang mewakili rencana ini dikutip mengatakan beberapa pokok pemikiran utama telah disepakati.

Akibat kubu yang terbelah, kelompok oposisi Suriah menjadi sasaran kritik berbagai negara, terutama AS, yang mendukung perlawanan terhadap Presiden Assad.

Meski demikian, Dewan Nasional Suriah (SNC), kubu oposisi utama Suriah di luar negeri khawatir perannya akan disaingi oleh lembaga baru yang akan dibentuk itu nantinya.

Kelompok baru ini, usulan namanya adalah Inisiatif Nasional Suriah, dibentuk untuk menyatukan pasukan militer dan kelompok politik yang tercerai-berai guna membangun sebuah kekuatan yang bisa dipandang layak untuk menjadi alternatif dari pemerintahaan Presiden Assad.

'Peluang 90%'

Pembicaraan di ibukota Qatar, Doha, dilanjutkan walaupun telah mewati dini hari Minggu (11/10).

"Kami sudah sepakat dengan pokok pikiran utamanya terkait pembentukan koalisi nasional Suriah atau pasukan oposisid an revolusi," kata anggota kubu oposisi Suhair Attassi kepada kantor berita AFP.

"Kami akan lanjutkan diskusinya untuk membahas rincian selanjutnya pada hari Minggu," tambah Attasi.

Sementara itu penentang pemerintah Riad Saif dikutip mengatakan ada peluang 90% kubu oposisi akan bersedia bersatu.

Saif yang lama mengasingkan diri di luar negeri disebut-sebut dijagokan untuk memimpin fron bersama kelompok oposisi ini.

Sumber: BBC Indonesia
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved