Mengaku Bujang, RN Nodai Bunga
Berawal dari perkenalan saat pagelaran Merangin Expo 2012 beberpa pekan lalu, Bunga
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jariyanto
TRIBUNNEWS.COM, BANGKO - Berawal dari perkenalan saat pagelaran Merangin Expo 2012 beberpa pekan lalu, Bunga (15), sebut saja demikian, harus mengalami tindakan tak senonoh. Dia dinodai oleh Rn (20) duda yang mengaku bujang.
Duda satu anak yang sempat mengaku pria lajang ini telah mencabuli Bunga. Aksi Rn dilakukan di kawasan Jalan Jalur Dua Simpang Tengkorak, Talang Kawo--Jalur Dua Kodim--- Jumat (16/11).
Pengakuan korban, ia pertama kali berkelanan pada Sabtu (10/11/2012) lalu saat acara malam penutupan Merangin Expo 2012 yang digelar di eks Terminal Lama, Bangko. Saat berkenalan, pelaku mengaku masih bujangan dan umurnya baru 18 tahun.
Setelah perkenalan itu, keduanya akhirnya berpacaran. Sepekan kemudian, pada Jumat (16/11/2012), Rn menelepon korban. Ia bermaksud mengajak jalan-jalan dan korban pun mengiayakan ajakan tersebut.
Setelah puas berkeliling Kota Bangko, pelaku mengajak Bunga ke Jalan Jalur Dua Simpang Tengkorak, Talang Kawo. Daerah tersebut memang cukup sepi karena di kiri kanan jalan masih banyak semak belukar serta kebun karet.
Di lokasi inilah, Rn membujuk dan merayu Bunga agar bersedia diajak berhubungan intim. Rayuan Rn pun berhasil, sehingga remaja yang masih duduk di bangku SMA ini pun diperdayai. "Awalnya saya ditelpon Rn untuk bertemu. Ia lalu mengajak saya ke Jalur Dua Kodim. Tiba di tempat tersebut, saya dipaksa melakukan hubungan badan," kata Bunga.
Orangtua Bunga kemudian memanggil Rn untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang telah dilakukan terhadap Bunga. Setelah didesak agar membuka identitas diri, Rn tetap tidak mengakui dirinya bukan lajang lagi. Lebih dari itu, ia tetap berkilah dirinya tak melakukan perbuatan pencabulan.
Melihat gelagat yang tidak baik terhadap diri Rn, orangtua Bunga lantas mengancam melapor ke polisi. Tetapi, Rn menanggapi dingin ancaman itu. Akhirnya, orangtua Bunga benar- benar mewujudkan ancamannya dengan mendatangi Mapolres Merangin, Selasa (20/11) untuk membuat laporan.
Berbekal laporan tersebut, anggota Sat Reskrim Polres Merangin segera mencari pelaku. Rn ditangkap di rumahnya, di daerah Pasar Baru.
Kapolres Merangin, AKBP A Nanan Setyo Utomo melalui Kasat Reskrim, AKP Syamsi Ubai mengiyakan adanya penangkapan pelaku cabul. Katanya, pelaku sudah dibawa ke mapolres guna pemeriksaan lebih lanjut.
"Kita masih melakukan penyelidikan terhadap tersangka. Dari pengakuan sementara, pelaku tetap tidak mau mengaku kalau sudah berbuat cabul," ujar Syamsi.
Klik Tribun Jakarta Digital Newspaper