Kapal Bocor Satu Tewas, Seorang Nelayan Paciran Hilang
Alhmadulillah saat kejadian ada perahu lewat yang menolong warga kami,” kata Ans Wijaya.
TRIBUNNEWS.COM,LAMONGAN – Satu dari dua nelayan asal Paciran Lamongan yang melompat ke tengah laut begitu mengetahui kapal yang ditumpanginya untuk mencari ikan bocor dibagian bawah
belakang belum belum ditemukan, di perairan Ujung Pangkah Gresik.
Kejadian Minggu (24/11/2012) siang itu ia bersama sekitar 15 awak kapal Heri Putra, nahkoda saat itu berusaha melompat ke laut lantaran kapal yang dibawanya mengalami bocor dan tidak bisa diselamatkan.
Usai mendapatkan tangkapan ikan cukup banyak, mereka perjalanan pulang membawa hasil tangkapan puluhan kuintal ikan tersebut. Dalam perjalanan tepatnya di sekitar perairan Ujung Pangkah Gresik, tiba – tiba kapalnya bocor.
Semua ikan hasil tangkapan dibuang ke laut agar kapalnya
terselamtkan, namun usaha itu sia – sia dan bocor kapal bertambah besar hingga air laut masuk dan menenggelamkan kapal.
Merasa tidak berhasil menyelamatkan kapalnya, 15 awak kapal terjun ke tengah laut lantaran tidak ingin terjebak dalam kapal. Untungnya saat menceburkan diri ke tengah laut itu ada perahu nelayan tanpa identitas melintas dan memberikan pertolongan.
Tiga belas awak kapal termasuk sang nahkoda, Ridwan (46) berhasil diselamatkan diangkat ke perahu. Namun sayangnya, Zainal Arif (32) ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Sementara seorang nelayan bernama, Siskan (45) asal Desa Tunggul hingga kini belum ditemukan jasadnya.
Ketua HNSI Lamongan Anas Wijaya dikonfirmasi Surya membenarkan insiden yang dialami anggotanya. Satu nelayan bernama Siskan masih hanyut dan belum ditemukan hingga Selasa siang
ini.
”Alhmadulillah saat kejadian ada perahu lewat yang menolong warga kami,” kata Ans Wijaya.