Perbankan Belum Lirik Sektor Perikanan dan Kelautan
Sampai saat ini akses dunia perbankan terhadap masyarakat nelayan masih sangat kurang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sampai saat ini akses dunia perbankan terhadap masyarakat nelayan masih sangat kurang. Kondisi ini membuat Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP) tahun 2013 ini berkomitmen meningkatkan kepercayaan pihak perbankan atas peran sektor kelautan dan perikanan.
"Kita berusaha meningkatkan akses ke perbankan yang sekarang terbatas. Kita sampaikan bahwa dunia perikanan dan kelautan sumber pertumbuhan ekonomi nasional," tutur Kepala BPSDM KP, Suseno kepada wartawan, Kamis (7/3/2013).
Di samping itu, pihaknya juga akan melakukan pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan sektor KP. Juga menciptakan lapangan kerja yang terampil di sektor KP, meningkatkan sinergi dan harmonisasi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, mendukung pelaksanaan quick win kegiatan lintas sektor melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) di 8 Kabupaten/Kota.
Dikatakannya, untuk mewujudkan target-target itu saat ini menghadapi tantangan misalnya pendidikan dan keterampilan pelaku utama atau usaha masih perlu ditingkatkan, sistem pendataan bidang KP di pusat dan daerah masih perlu dibenahi.
"Kondisi sarana prasarana pendidikan dan pelatihan KP kurang optimal, pembiayaan Pemerintah (APBN dan APBD) terbatas, dan terdapat 2,17 juta Rumah Tangga Miskin di wilayah pesisir dan 17,08 persen di antaranya bermata pencaharian perikanan," katanya.
Baca juga:
- Kartu Co-Branding BNI-Chelsea Terjual 110.000 Unit
- Dukung Microfinance, Standard Chartered Gandeng ADB
- Baru 60.000 Bankir Tersertifikasi