Anggaran Rp 80 Miliar Untuk Bangun Pariwisata Tanjung Lesung

"Potensi yang dimiliki Desa Cikadu di antaranya kerajinan batik Cikadu dan agrowisata salak purus," ungkap Rina.

Anggaran Rp 80 Miliar Untuk Bangun Pariwisata Tanjung Lesung
KOMPAS/DWI BAYU RADIUS
Sejumlah wisatawan menikmati panorama pantai di kawasan wisata Tanjung Lesung, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, akhir Februari 2015. Di pantai wisata ini wisatawan juga dapat memancing, menyelam dan naik perahu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Rina Farida mengatakan pembangunan infrastruktur di lokasi destinasi pariwisata sangat penting saat ini.

Karena tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar lokasi.

"Selain itu, pembangunan infrastruktur di kawasan wisata juga menjadi simbol pariwisata di Indonesia guna mendukung Nawacita," ungkap Rina, Kamis (9/11/2017).

Baca: Kemlu Telah Terima Notifikasi Filipina Terkait Kasus Ilham Saputra dan Minhati Madrais

Untuk pengembangan infrastruktur di KSPN Tanjung Lesung menggunakan dana yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 80 miliar secara tahun jamak (multiyears) 2016-2018.

Progres fisik hingga saat ini mencapai 33 persen.

Fokus anggaran Kementerian PUPR ada di Kampung Wisata Cikadu, Tanjung Lesung. Potensi wilayah perdesaan tersebut ditunjang oleh potensi sumber daya lokal dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

Baca: Sandiaga Uno Tak Lihat Efektivitas Aturan Ganjil Genap

"Potensi yang dimiliki Desa Cikadu di antaranya kerajinan batik Cikadu dan agrowisata salak purus," ungkap Rina.

Rina menambahkan Kementerian PUPR melakukan pengembangan kawasan wisata dengan membangun danau yang dilengkapi taman bermain dan juga restoran apung, serta amphiteater.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help