Penipuan di Jepang Oleh Warga Indonesia Sendiri Tidak Sedikit

Dia ditipu baik laki Indonesia maupun wanita Indonesia, bahkan korbannya juga juga ada orang Jepang sampai ratusan ribu yen.

Penipuan di Jepang Oleh Warga Indonesia Sendiri Tidak Sedikit
Richard Susilo
Ilustrasi penipuan dengan berbagai gaya dilakukan di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Penipuan oleh warga Indonesia di Jepang justru oleh orang Indonesia sendiri belakangan muncul cukup banyak dan melapor ke Tribunnews.com di Tokyo.

"Kita juga punya pengacara dan telah konsultasi dengan mereka tetapi kasus kita lemah karena tidak ada bukti nyata kontrak dan sebagainya," kata seorang warga Indonesia yang bersuamikan lelaki Jepang dan sudah lama tinggal di Jepang, sebut saja namanya Inem.

Ternyata Inem rugi banyak sekali. Ada yang masih belasan juta yen belum bayar dan sekali berniat mau bayar hanya bayar 10.000 yen per bulan.

Bayangkan kalau misalnya 15 juta yen bayar 10.000 yen per bulan berarti harus tunggu 125 tahun. Artinya kita meninggal pun masih belum lunas. Belum lagi tak bayar bunganya.

Inem juga mengalami kasus ada yang pesan perhiasan belum bayar hingga hampir satu juta yen.

Akhirnya kontak semua di blok oleh si penipu yang katanya anak jenderal dan sebagainya.

Semua penipu wanita Indonesia di Jepang itu umumnya bersuamikan Jepang tetapi tidak sedikit yang kemudian bercerai dengan suaminya.

Mungkin suaminya tahu sang isteri terlibat banyak penipuan sehingga tak mau terlibat dan menceraikan.

Tapi ada pula isteri Indonesia yang ditipu suaminya warga Jepang. Katanya untuk usaha kerja dan sebagainya, janjinya pinjam lebih dari 10 juta yen mau dikembalikan ternyata tak dikembalikan. Kalau pun dikembalikan hanya sebagian kecil saja seperti kasus Inem.

Halaman
1234
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved