Corat-coret Gunung Jepang Oleh Warga Myanmar, Polisi Tangkap Pelakunya

Polisi perfektur Aomori menangkap warga Myanmar berusia 29 tahun yang membuat grafiti coret-coret

Corat-coret Gunung Jepang Oleh Warga Myanmar, Polisi Tangkap Pelakunya
Asahi TV
coret-coret 

Laporan Koresponden Tribunnews.com,   Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM,TOKYO -  Kelakuan seseorang mencorat-coret salju yang menutupi pohon di gunung Hakkoda, akhirnya berakhir dengan penangkapan si pelaku orang Myanmar oleh pihak kepolisian Rabu lalu (21/2/2018).

"Seorang warga Myanmar telah ditangkap karena melakukan pencorat-coretan di daerah pegunungan Hakkoda Aomori belum lama ini dan pelakunya telah ditangkap," papar sumber Tribunnews.com Sabtu ini (24/2/2018).

Polisi perfektur Aomori menangkap warga Myanmar berusia 29 tahun yang membuat grafiti coret-coret pada pegunungan Hakkoda dengan cat warna pink pada salju yang menutupi pepohonan di pegunungan tersebut sehingga mengganggu dan membuat jelek lokasi yang bersangkutan yang banyak dikunjungi para turis.

Grafiti dilakukan 14 Januari 2018 dengan tulisan Selamat Ulang Tahun dalam bahasa Myanmar dan bahasa China serta bahasa Inggris.

Corat-coret itu pada sekitar 50 meter persegi wilayah salju sehingga kelihatan sekali dengan jels oleh siapa pun yang lewat di daerah stasiun Sanroku Koen pada jalur Hakkoda Ropeway.

Pengelola  ropeway kemudian berusaha menghapus dan membersihkan coret-coret tersbeut setelah sebelumnya dilaporkan kepada polisi.

Pelaku orang Myanmar tersbeut ternyata karyawan restoran di daerahShinjuku  Tokyo dan ditangkap karena melakukan pengrusakan properti bisnis di sana.

"Saat itu ulang tahun pacar saya jadi saya mau merayakan dengan memberikan perhatian besar kepadanya sesuatu yang mengagetkan," papar pelaku kepada polisi.

Pegunungan Hakkoda masuk ke dalam Taman nasional  Towada-Hachimantai  di mana banyak sekali turis berkunjung ke sana karena kecantikan alamnya.

Pihak kementerian lingkungan hidup akan membuat buku pedoman yang berisi upaya tulisan Warning! kepada para turis terutama apabila berada di Taman nasional di Jepang atau tempat wisata umum lainnya, agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Kejadian corat-coret pada gunung di Jepang juga pernah dilakukan warga Indonesia tanggal 7 Agustus 2014 sehingga cukup menghebohkan pemerintah Jepang karena dilakukan pencoretan di gunung pada gunung yang sangat disakralkan orang Jepang yaitu Gunung Fuji.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help