Minum Air Leding di Jepang Gratis, Lebih Populer Ketimbang Air Mineral di Pasaran

Di negara ini air minum di leding di mana pun, termasuk yang tersedia di berbagai stasiun kereta api, gratis.

Minum Air Leding di Jepang Gratis, Lebih Populer Ketimbang Air Mineral di Pasaran
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Dispenser air minum gratis di Tokyo mulai disebarkan awal Mei 2016 ini menyongsong musim panas. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jika di Indonesia ada istilah, buang air kecil saja bayar, apalagi air minum.

Tapi lain halnya di Jepang. Di negara ini air minum di leding di mana pun, termasuk yang tersedia di berbagai stasiun kereta api, gratis.

Inilah harga termurah sebuah produk (air minum leding) untuk jalan-jalan di Jepang.

"Air di Jepang dulu awalnya juga kotor sehingga dibuatlah air minum khusus mineral di zaman Meiji, berkarbonasi tahun 1884," ungkap sumber Tribunnews.com dari perusahaan air minum Jepang, Selasa (15/5/2018).

Baca: RSUD Soesilo Pastikan Bupati Tegal Enthus Susmono Meninggal akibat Gagal Jantung

Pabrik air minum mineral itu ada di Perfektur Hyogo di Kota Tadamura Hirano yang kini namanya menjadi Kota Kawanishi, Hirano 3-23-1.

Pabrik itu milik keluarga pedagang besar Mitsubishi.

Tahun 1885 juga muncul Mitsuya Hiranomizu pabrik air minum mineral yang lain.

Namun tahun 1929 Fuji Mineral mulai membuat air mineral tanpa karbonasi.

Tahun 1960-an mulailah masuk perusahaan minuman air mineral besar dari luar negeri ke Jepang.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help