Belajar Dribble dengan Pesepakbola Jepang Masakazu Okabe, Satu Menit Bayarannya Rp 460.000

Masakazu Okabe (35) jago dribble yang mengajarkan beberapa pemain sepakbola nasional Jepang saat World Cup belum lama ini di Rusia.

Belajar Dribble dengan Pesepakbola Jepang Masakazu Okabe, Satu Menit Bayarannya Rp 460.000
Istimewa
Masakazu Okabe, satu-satunya Dribble Designer Jepang (kanan) bersama pemain bola Brazil, Neymar da Silva Santos Júnior (26) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemain sepakbola Jepang, Masakazu Okabe (35) menamakan dirinya sebagai Dribble Designer, yang mengajarkan beberapa pemain sepakbola nasional Jepang saat World Cup belum lama ini di Rusia.

"Dribble Designer di dunia hanya saya sendiri karena nama itu ya saya sendiri yang membuatnya," kata Okabe saat muncul di acara "Gyoretsu no Dekiru Horitsu Sodanjo" NTV, Minggu (5/8/2018) malam.

Pria kelahiran Yokohana tanggal 1 Agustus 1983 dengan tinggi 169 cm itu adalah anak kedua dari tiga bersaudara.

Lalu berapa bayaran kalau belajar Dribble kepada anda? Tanya seorang pengacara, Kitamura, di acara tersebut.

"Biaya belajar 90 menit sebesar 300.000 yen," jawabnya.

Baca: Nyawa Ni Made Yuli Tak Tertolong Setelah Tertimpa Runtuhan Tembok Rumah Kosnya

Atau sekitar Rp 460.000 per menit untuk belajar Dribble kepada Okabe.

Di bidang soccer (sepakbola) pengalamannya pernah bermain di Asamino FC (menang di kejuaraan Perfektur Kanagawa).

Dia juga pernah jadi pemain di Yokohama Marinos Junior Youth, lalu di SMA Perfektur Kanagawa Eida, dan juga pernah jadi pemain di Toin Yokohama University sebagai kapten.

Untuk bidang Futsal, Okabe pernah bermain pada tim Predator Urayasu FC Segundo, Afiliasi F-League Bardrard Urayasu, pernah juga main di Spain Part 2 League Laguna Playas de Salou.
Serta juga pemain di afiliasi F-league Shonan Bellmare (juara kedua di All Japan Futsal Championship 2010).

Nantikan laporan wawancara khusus Tribunnews.com dengan Okabe hari Rabu (8/8/2018).

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help