Kisah Warga Asing Berstatus Ilegal di Jepang, Tak Berani Pulang ke Negara Asal hingga Bunuh Diri

Ali tertangkap pihak imigrasi Jepang karena menjadi penduduk ilegal, setelah Visa Namin (suaka) nya ditolak dan dia tak mau pulang ke Indonesia.

Kisah Warga Asing Berstatus Ilegal di Jepang, Tak Berani Pulang ke Negara Asal hingga Bunuh Diri
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ilustrasi ketakutan seorang ketika berhadapan dengan orang lain karena tak punya kartu identitas resmi Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Imigrasi Jepang mencatat jumlah warga negara Indonesia yang datang ke Jepang secara ilegal per 2017 sebanyak 2.222 orang.

Jumlah tersebut berada di posisi tujuh terbanyak setelah Korea, China, Thailand, Vietnam, Filipina dan Taiwan.

Setelah Indonesia yaitu Malaysia, Singapura dan Brasil.

Demikian daftar 10 negara dengan jumlah penduduk ilegal yang masuk ke Jepang terbanyak tahun lalu, jumlah keseluruhan mencapai 65.250 orang per tahun.

Belum termasuk yang tidak tertangkap pihak imigrasi.

Sumber Tribunnews.com mengungkapkan berbagai kisah yang dialami para penduduk ilegal yang ada di Jepang, berdasarkan pengakuannya kepada pihak imigrasi Jepang.

Seorang warga Indonesia, sebut saja bernama Ali (nama disamarkan) berusia 40 tahun.

Ali tertangkap pihak imigrasi Jepang karena menjadi penduduk ilegal, setelah Visa Namin (suaka) nya ditolak dan dia tak mau pulang ke Indonesia.

"Saya tak berani pulang ke Indonesia karena pinjam uang banyak tak bisa dikembalikan. Kalau saya pulang mungkin saya akan dibunuh orang yang meminjamkan saya uang dengan bunga tinggi," ungkapnya kepada petugas imigrasi Jepang.

Baca: KPAI: Pencegahan Kasus Gay di Garut Harus Melibatkan Guru dan Orang Tua

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help