2 Pesawat Angkatan Laut AS Memuat 7 Awak, Jatuh Di Lepas Pantai Jepang

Dua pesawat naas tersebut telah lepas landas dari Stasiun Udara Korps Marinir Iwakuni, Jepang, sebelum dilaporkan bertabrakan

2 Pesawat Angkatan Laut AS Memuat 7 Awak, Jatuh Di Lepas Pantai Jepang
Tribun Jabar.co.id
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JEPANG - Korps Marinir Amerika Serikat (AS) mengatakan dua pesawatnya terlibat dalam 'kecelakaan' di lepas pantai Jepang.

Operasi pencarian dan penyelamatan pun kini tengah berlangsung.

Saat ini memang hanya sedikit rincian yang telah dipublikasikan setelah informasi mengenai jatuhnya pesawat itu dirilis korps marinir AS.

Dikutip dari laman Russia Today, Kamis (6/12/2018), operasi penyelamatan sedang berlangsung di lepas pantai Jepang untuk mencari korban yang selamat dari kecelakaan penerbangan yang dilakukan selama pelatihan, seperti yang disampaikan Korps marinir itu.

Sementara itu, sebuah laporan yang mengutip pernyataan para pejabat marinir AS mengindikasikan insiden tersebut melibatkan sebuah pesawat pengisian bahan bakar KC-

Baca: Tanggapi Polemik Ceramah Habib Bahar, Deddy Corbuzier Singgung Atta Halilintar dan Ria Ricis

Dua pesawat naas tersebut telah lepas landas dari Stasiun Udara Korps Marinir Iwakuni, Jepang, sebelum dilaporkan bertabrakan di udara pada Kamis, sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

Pangkalan AS di Jepang akhir-akhir ini banyak mendapatkan masalah terutama terkait 'kecelakaan', yang juga dianggap membahayakan penduduk setempat, dalam hal ini adalah warga Jepang.

Dalam satu insiden yang terjadi pada Desember 2017, sebuah helikopter Amerika jatuh di atas sebuah sekolah di Okinawa.

Kecelakaan tersebut menyebabkan seorang anak berusia 10 tahun terluka.

Keveradaan pangkalan udara AS di Jepang juga ternyata banyak ditentang warga negara di kawasan Asia Timur itu.

Protes yang dilakukan oleh penduduk lokal selama beberapa tahun terakhir juga semakin meluas, terutama karena kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dengan didirikannya pangkalan di wilayah yang dekat dengan pemukiman penduduk.

Pada Agustus lalu, rencana untuk merelokasi pangkalan udara terbesar AS di Jepang, yakni di pulau Okinawa telah menyebabkan puluhan ribu orang berunjuk rasa menuntut agar pangkalan tersebut benar-benar dihapuskan dari wilayah Jepang.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved