10 Hari Mengemis Raup Penghasilan Rp 3,5 Juta

Jangan mudah iba melihat pengemis.

10 Hari Mengemis Raup Penghasilan Rp 3,5 Juta
NET
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jangan mudah iba melihat pengemis. Karena, bisa jadi itu hanya sebuah trik untuk menarik simpati orang lain, demi mendapatkan banyak uang.

Setidaknya itulah yang dilakukan Enot (71), pengemis asal Rengasdengklok, Jawa Barat, yang biasa beroperasi di wilayah Jakarta Selatan.

Dengan modal tampang melasnya, perempuan yang sudah sepuh, mampu menghasilkan uang Rp 3.560.000 hanya dalam waktu 10 hari. Jumlah yang sangat besar, jika dibandingkan dengan penghasilan para pekerja di sektor formal.

Untuk mengelabui petugas, dengan bermodal karung besar, Enot biasanya juga berpura-pura sebagai pemulung.

Namun, sepak terjangnya sebagai pengemis jutawan akhirnya berakhir, setelah terjaring petugas Sudin Sosial Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2013) lalu, saat ia sedang mengemis di depan Pasar Mampang.

Kepada petugas, Enot mengaku sebatang kara di Jakarta. Untuk menghidupi dirinya, selain mengemis, Enot juga mengais botol-botol bekas air mineral yang nantinya dijual kembali ke lapak pemulung yang lebih besar.

"Dia hidup sendiri di Jakarta, tidur di mana saja. Yang penting cari uang," ucap Miftahul Huda, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, menceritakan kisah Enot, Kamis (3/10/2013).

Namun, yang membuatnya terkejut, saat terjaring, Enot tidak hanya membawa karung berisi botol bekas. Tapi, uang jutaan rupiah juga tersimpan di antara tumpukan botol bekas.

"Saat mau diamankan karungnya, Enot tidak mau melepaskan. Ternyata, saat botol-botol dikeluarkan, ada uang yang jumlahnya jutaan tersimpan di sana," ungkap Miftahul.

Di dalam plastik hitam milik Enot, didapati uang dalam berbagai pecahan, dari Rp 1.000-Rp 50.000. Saat ditotal, jumlahnya mencapai Rp 3.560.000.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved