Anggota FPI Terdakwa kasus Aksi Unjuk Rasa Anarkis Meninggal Dunia

Hathim meninggal karena penyakit komplikasi jantung dan diabetes

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Front Pembela Islam (FPI), Hathim Firmansyah meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta pada Jumat (6/3/2015) dinihari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Hathim merupakan terdakwa kasus aksi unjuk rasa anarkis di depan gedung DPRD DKI Jakarta. Aksi unjuk rasa itu terjadi pada bulan Oktober tahun 2014. Saat ini, kasus tersebut telah memasuki persidangan. Dia bersama dengan 18 orang terdakwa lainnya dititipkan di rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Direktur Tahanan dan Titipan (Tahti) Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Barnabas S Imam, mengatakan Hathim meninggal karena penyakit komplikasi jantung dan diabetes.

Hathim sudah terlihat sakit sejak mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Rabu (4/3/2015). Kemudian, dia dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menerima perawatan.

“Dia sakit komplikasi jantung dan diabetes. Setelah sidang, dia sudah lemas jadi tak sempat ke sel tahanan. Dia dibawa berobat ke Biddokes Polda Metro Jaya, kemudian ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” tutur Barnabas, Jumat (6/3/2015).

Menurut Barnabas, Hathim menderita sakit sejak berada di dalam sel tahanan. “Dia sudah lama sakitnya. Jadi, dia sering berobat ke Biddokes Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Almarhum meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak laki-laki. Dia sudah disalatkan di Masjid Al-Islah, Petamburan, Jakarta.

Rencananya, dia akan dimakamkan di kampung halaman di Kampung Cirabat, Desa Babatan Mulya, Kecamatan Cibubur, Kuningan, Jawa Barat.

Penulis: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved