Ahok Penuhi Janjinya Pecat Sekretaris DPRD DKI

Sotar digantikan oleh Muhammad Yuliadi, Mantan Wakil Wali Kota Jakarta Barat.

Ahok Penuhi Janjinya Pecat Sekretaris DPRD DKI
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Ahmad Sotar Harahap. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Janji Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencopot Ahmad Sotar Harahap dari jabatan sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta ternyata bukan isapan jempol belaka.

Sotar digantikan oleh Muhammad Yuliadi, Mantan Wakil Wali Kota Jakarta Barat.

Pelantikan Yuliadi sebagai Sekwan DPRD DKI dilakukan pada hari ini, Jumat (4/9/2015) di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ia dilantik bersama 326 pejabat eselon II, III, dan IV lainnya.

Untuk tahap awal, Yuliadi akan menyamakan terlebih dahulu visi misinya dengan Ahok. "Teman-teman dewan (DPRD) masih menyesuaikan pola keinginan gubernur, tentunya saya upayakan visi misinya jadi satu, seirama, membangun Jakarta bersamalah gitu," kata Yuliadi, ketika ditemui di Balai Kota.

Yuliadi tak tahu alasan Ahok memilih dirinya jadi Sekwan. Yuliadi juga tidak diberitahu langsung oleh Ahok mengenai pengangkatannya sebagai Sekwan.

"Saya enggak tau, tanya Pak Ahok. Modelnya Pak Ahok itu tidak tes langsung bisa dari laporan dari masyarakat dari staff, bisa lihat dari lapangan," ucapnya.

Hingga kini ia belum diberikan tugas dan baru mau menemui Ahok. Pengangkatan jabatannya sebagai Sekwan diberitahukan oleh Kepala Kepegawaian di Jakarta Barat.

Keinginan Ahok mencopot Sotar diutarakan kemarin. Nama Sotar mencuat menyusul kasus pungutan liar (pungli) parkir di lantai tiga basement Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Kabarnya, Sotar ikut kecipratan, sesuai penjelasan oknum PNS yang diperiksa inspektorat.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved