Debt Collector Dilarang Tarik Kendaraan di Jalan

"Untuk itu tadi kami sudah sepakati hal-hal seperti itu akan kami minimalisir dan bahkan jangan sampai terulang kembali,"

Debt Collector Dilarang Tarik Kendaraan di Jalan
youtube
Ilustrasi Mobil tarikan debt collector. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menggelar sarasehan dan dialog mengenai Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.

Tujuan digelarnya acara itu supaya terjadi kesepahaman mengenai aturan hukum tersebut.

Meskipun sudah berjalan selama 18 tahun, tapi masih banyak pihak terutama aparat kepolisian yang tidak memahami.

Sehingga, di lapangan banyak ditemukan permasalahan.

Baca: Sandiaga Uno Mengaku Sudah Bersurat Kepada PT KAI Untuk Menata Tanah Abang

Salah satunya adalah debt collector atau penarik jasa yang mengambil sepeda motor atau mobil yang kreditnya macet di jalan.

"Untuk itu tadi kami sudah sepakati hal-hal seperti itu akan kami minimalisir dan bahkan jangan sampai terulang kembali," tutur Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Antonius Agus, kepada wartawan, Senin (20/11/2017).

Baca: Nazaruddin Sebut Anas Urbaningrum Dapat Jatah 11 Persen Kentungan e-KTP

Untuk itu, dia meminta, kepada masyarakat supaya jangan khawatir mengenai keberadaan debt collector tersebut.

Apabila debt collector tidak dapat menunjukkan identitas resmi jangan diterima.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help