Minggu, 31 Agustus 2025

Penjaga Sekolah di Bekasi Kritis Ditikam Orang Misterius Jelang Pelaksanaan UNBK

Petugas keamanan atau satpam SMK Karya Bakti, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi ditikam orang tidak dikenal, Senin (2/4/2018) dini hari.

Editor: Adi Suhendi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi pisau 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Petugas keamanan atau satpam SMK Karya Bakti, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi ditikam orang tidak dikenal, Senin (2/4/2018) dini hari.

Korban, Agus (35) ditusuk di bagian leher saat melakukan penjagaan jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah tersebut.

Kepala Seksi Humas Polsek Kedung Waringin Aiptu Supriyanto mengatakan, masyarakat yang melihat Agus tergeletak bergegas membawa korban ke rumah sakit.

Baca: Seorang Wanita Selundupkan 511 Gram Sabu di Hak Sepatu, Begini Kasusnya Terbongkar

Saat dihampiri, darah telah mengucur deras dari leher korban.

"Kondisi korban kritis karena mengalami luka yang cukup parah di bagian vital seperti leher," kata Supriyanto, Senin (2/4/2018).

Dia menjelaskan, korban ditikam dua orang yang tidak dikenal beberapa jam sebelum UNBK itu digelar.

Mereka masuk dengan cara memanjat pagar di pintu masuk utama, kemudian menyerang korban.

Baca: Tangkal Wangiri, Ketua DPR Minta Kemenkominfo Segera Lakukan Pemblokiran

Tak sempat melawan, pelaku lalu menikam leher korban menggunakan pisau hingga tersungkur.

"Sebilah pisau kami temukan di dekat lokasi kejadian, diduga milik pelaku yang tertinggal saat mencoba melarikan diri. Setelah menyerang korban, para pelaku melarikan diri dengan kembali memanjat gerbang sekolah," ujarnya.

Kepala Sub Bagian Humas Polrestro Bekasi, Komisaris Sukrisno mengatakan, sebetulnya saat kejadian kondisi sekolah masih ramai.

Beberapa petugas sekolah masih berada di lingkungan sekolah untuk menyiapkan ujian.

Baca: BRI Luncurkan Customer Service Digital Sabrina dan Memperbaharui Laman Korporat

"Jadi bukan hanya korban yang saat itu menjaga sekolah, ada beberapa petugas keamanan lain yang juga bertugas. Informasi yang kami terima juga ada berapa pegawai sekolah serta siswa yang masih berada di sekolah," kata Sukrisno.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan