Bersyukur Atas Rezeki Usaha, Pengusaha Pribumi Indonesia Beri Santunan

Pemberian santunan ini merupakan wujud kepedulian pengurus dan anggota HIPPI kepada masyarakat atas kelancaran usaha

Bersyukur Atas Rezeki Usaha, Pengusaha Pribumi Indonesia Beri Santunan
Istimewa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), menggelar pemberian santunan kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa.

Santunan diberikan secara simbolis kepada perwakilan 5 wilayah DKI Jakarta di Umi Graha, Jalan Prof. Soepomo, Jakarta Selatan.

“Hari ini hanya simbolis, ada 30 anak yatim dan dhuafa. Ada 15 anak yatim dan 15 dhuafa. Setelah ini akan menyebar ke 5 wilayah kota di Jakarta dan wilayah lainnya. Nanti di Bukit Duri, Kalipasir, dan lainnya di Jakarta. Target kami 1.000 anak. Yang paling penting adalah mendatangi mereka,” kata Ketua Umum DPP HIPPI Suryani Motik, dalam keterangannya, Senin (11/6).

Pemberian santunan ini dihadiri para pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HIPPI.

Ini merupakan kegiatan rutin HIPPI selama bulan Ramadan yang digelar selama tujuh tahun dalam dua periode kepimpinan Suryani Motik.

Ini diadakan sebagai wujud syukur dari pengurus dan anggota, atas rezeki usaha dengan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, yakni anak yatim dan dhuafa.

Suryani Motik menyatakan, pemberian santunan ini merupakan wujud kepedulian pengurus dan anggota HIPPI kepada masyarakat atas kelancaran usaha.

Baca: Bantuan Bagi Penderita Kusta Indonesia Dari Pengusaha Jepang Tapi Sering Terhambat di Daerah-daerah

Suryani mengatakan, program santunan ini bermaksud agar anak-anak yatim tahu bahwa HIPPI adalah kelompok pengusaha.

“Suatu saat mereka jadi kepikiran menjadi pengusaha. Paling tidak, mengenalkan apa itu HIPPI. Ini bulan berbagi, sangat pas,” lanjutnya.

“Zakat, sedekah, dan infaq, adalah perintah Islam sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada setiap insan. Tangan di atas lebih baik daripada di bawah.

 Kedepan, pihaknya akan menggelar program kerjasama di bidang sosial dengan anak yatim dan dhuafa.

“Tak hanya sekadar kasih ikan tapi kail. Misalnya, keterampilan usaha. Mungkin nanti kami kasih ke dhuafa, seperti training. Misalnya bikin kue sederhana dan sebagainya. Kami sudah ada pemikiran kesana. Persiapan sejak 3-6 bulan lalu. Tenaga pengajar, paling gampang, kan kuliner,” ungkap Suryani Motik.

 Erik Hidayat, Sekretaris Jenderal HIPPI berharap kegiatan ini mampu mendatangkan kebahagiaan dan manfaat. Sekaligus meringankan sedikit beban hidup anak yatim piatu yang menerima sumbangan.

Pemberian santunan diberikan secara langsung kepada anak yatim oleh Suryani Motik, ketua panitia dan pengurus.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help